Arti Kata "Pantekosta" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "Pantekosta" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Pantekosta

Pan·te·kos·ta /pantékosta/ n Kris hari raya 50 hari sesudah Paskah untuk memperingati turunnya Rohulkudus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "Pantekosta"

📝 Contoh Penggunaan kata "Pantekosta" dalam Kalimat

1.Pada hari Pantekosta, umat Kristen merayakan kehadiran Rohulkudus dalam hidup mereka.
2.Sebagai hari raya Kristen, Pantekosta sangat penting dalam kalender agama mereka.
3.Dalam kegiatan bakti sosial, kami menyiapkan makanan untuk warga miskin pada hari Pantekosta.
4.Seorang siswa sekolah Kristen sangat antusias dalam merayakan Pantekosta dengan keluarganya.
5.Pantekosta menjadi hari libur bagi sebagian besar sekolah Kristen di Indonesia.

📚 Artikel terkait kata "Pantekosta"

Mengenal Kata 'Pantekosta' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pantekosta" - Perayaan Spiritual di Hari Raya

Pantekosta adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada hari raya keagamaan Kristen yang jatuh 50 hari setelah Paskah. Ini adalah momen yang sangat penting dalam kalender liturgi Kristen, karena dianggap sebagai hari ketika Roh Kudus turun ke atas umat Kristen.

Dalam konteks sejarah, Pantekosta memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Kristen. Ini adalah hari ketika Yesus Kristus, setelah bangkit dari kematian, memberikan kuasa Roh Kudus kepada para pengikut-Nya. Dengan demikian, Pantekosta menjadi simbol keberlanjutan misi Kristus di bumi.

Di dalam kehidupan sehari-hari, Pantekosta dapat diartikan sebagai momen perayaan spiritual yang mengingatkan kita akan kehadiran Tuhan di dalam hidup kita. Banyak orang Kristen yang memanfaatkan Pantekosta sebagai kesempatan untuk membangkitkan semangat spiritual dan memperkuat iman mereka. Contohnya, seseorang dapat mengatakan: "Saya akan menghadiri Pantekosta di gereja besok untuk merayakan kehadiran Roh Kudus." Atau, "Saya merasa lebih kuat dalam iman saya karena saya mengikuti perayaan Pantekosta di komunitas Kristen saya."

Pantekosta memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Banyak umat Kristen di Indonesia yang menghadiri perayaan Pantekosta dengan penuh semangat dan kegembiraan. Mereka menggunakan Pantekosta sebagai kesempatan untuk mempereratkan hubungan dengan Tuhan dan dengan satu sama lain. Dengan demikian, Pantekosta menjadi salah satu simbol kekuatan iman dan persatuan di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Menghadapi tantangan hidup, kita dapat mengambil inspirasi dari perayaan Pantekosta untuk membangkitkan semangat spiritual dan memperkuat iman kita. Dengan demikian, kita dapat menjadi orang-orang yang lebih kuat dan lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan ini.