Arti Kata "abdul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "abdul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

abdul

ab·dul ? abdu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "abdul"

📝 Contoh Penggunaan kata "abdul" dalam Kalimat

1.abdul, seorang mahasiswa, aktif dalam organisasi perlawanan sosial.
2.Dalam konteks agama, abdul adalah salah satu nama yang populer di kalangan umat Islam.
3.Di pasar tradisional, penjual makanan menawarkan menu baru kepada abdul.
4.abdul, seorang pengajar, mengajar anak-anak tentang pentingnya kesabaran dalam hidup.
5.Nama abdul menjadi topik diskusi dalam seminar tentang kesetaraan gender di masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "abdul"

Mengenal Kata 'abdul' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata "Abdul" dalam Bahasa Indonesia

Kata "abdul" dalam bahasa Indonesia memiliki arti resmi yaitu "abdul : ab·dul ? abdu', yang merupakan kata berasal dari bahasa Arab yang berarti 'hamba' atau 'budak'. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini memiliki makna yang lebih dalam, yakni sebagai gelar yang diberikan kepada pejabat tinggi atau bangsawan yang memiliki kekuasaan dan pengaruh besar. Dalam sejarah, kata "abdul" sering digunakan sebagai gelar untuk pejabat-pejabat tinggi di masa lalu. Misalnya, Sultan Abdul Hamid II adalah sultan Ottoman yang memerintah dari tahun 1876 hingga 1909. Di Indonesia, kata ini juga digunakan sebagai gelar untuk pejabat-pejabat tinggi, seperti Abdul Kadir, seorang ulama dan pengarang yang hidup di abad ke-17. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "abdul" masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, ketika kita berbicara tentang seorang pejabat yang memiliki kekuasaan besar, kita bisa mengatakan "Dia adalah abdul pemerintahan". Atau, jika kita ingin menggambarkan seseorang yang memiliki pengaruh besar, kita bisa mengatakan "Dia adalah seorang abdul masyarakat".