Arti Kata "absolusi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "absolusi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

absolusi

ab·so·lu·si n Kat pengampunan melalui upacara keagamaan atas kesalahan atau dosa yg telah diperoleh (dilakukan secara umum atau secara perseorangan dan diadakan secara berkala)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "absolusi"

📝 Contoh Penggunaan kata "absolusi" dalam Kalimat

1.absolusi adalah pengampunan dari dosa yang diberikan oleh gereja.
2.Sang pendeta memberikan absolusi kepada jemaat yang telah melakukan pengakuan dosa.
3.Dalam pengadilan, hakim memiliki kewenangan untuk memberikan absolusi kepada terdakwa.
4.absolusi merupakan bagian penting dalam ritual keagamaan untuk membersihkan jiwa dari dosa.
5.Seorang pria tua mencari absolusi atas kesalahannya di masa lalu.

📚 Artikel terkait kata "absolusi"

Makna dan Signifikasi Absolusi dalam Berbagai Konteks

Pengertian Absolusi

Absolusi merupakan tindakan memberikan pengampunan atau pembebasan dari kesalahan atau dosa yang dilakukan seseorang. Dalam konteks agama, absolusi sering kali terkait dengan pengakuan dosa dan pemberian pengampunan oleh pihak yang berwenang, seperti pendeta atau imam. Absolusi dianggap sebagai langkah penting untuk mendapatkan kesucian dan perdamaian batin.

Di dalam gereja Katolik, absolusi merupakan bagian dari sakramen Tobat atau Pengakuan Dosa. Seorang jemaat yang melakukan pengakuan dosa kepada pendeta akan menerima absolusi sebagai tanda pengampunan dari Tuhan. Proses ini dianggap sebagai sarana untuk membersihkan jiwa dan memulai hidup baru yang lebih baik.

Dalam konteks hukum, absolusi juga dapat merujuk pada pengampunan atau pembebasan hukuman bagi seseorang yang telah melakukan kesalahan atau tindakan melanggar hukum. Hakim memiliki wewenang untuk memberikan absolusi kepada terdakwa setelah mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan, seperti penyesalan yang ditunjukkan oleh terdakwa dan keadaan kasus secara keseluruhan.

Absolusi juga dapat ditemui dalam konteks sosial atau budaya di masyarakat. Seseorang yang mencari pengampunan atas kesalahannya seringkali meminta absolusi kepada pihak yang terkena dampak dari tindakannya. Proses meminta maaf dan memberikan pengampunan merupakan langkah penting dalam memperbaiki hubungan antarindividu dan memulihkan kerukunan di dalam komunitas.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsep absolusi mengajarkan pentingnya menerima kesalahan dan belajar dari pengalaman. Mengakui kesalahan, meminta maaf, dan memberikan pengampunan adalah langkah-langkah yang dapat membawa kedamaian dan keselarasan di antara individu-individu yang terlibat. Dengan memahami makna dan signifikasi absolusi, kita dapat menjalani kehidupan dengan lebih bijaksana dan penuh toleransi terhadap kesalahan manusia.