Arti Kata "agronomi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "agronomi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

agronomi

ag·ro·no·mi n cabang ilmu pertanian yg berkenaan dng teori dan praktik produksi tanaman dan pengelolaan tanah secara ilmiah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "agronomi"

📝 Contoh Penggunaan kata "agronomi" dalam Kalimat

1.agronomi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara tanaman dan lingkungannya.
2.Pak Ahmad sedang menekuni bidang agronomi untuk meningkatkan hasil pertanian di desanya.
3.Dalam perkuliahan, mahasiswa agronomi mempelajari teknik pengelolaan lahan dan tanaman secara detail.
4.Penerapan teknologi dalam bidang agronomi dapat meningkatkan efisiensi produksi pertanian.
5.agronomi menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah pangan dan keberlanjutan lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "agronomi"

Pengertian dan Peran Agronomi dalam Pengembangan Pertanian

Apa Itu Agronomi?

Agronomi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara tanaman dengan lingkungan tumbuhnya, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan, produksi, dan kualitas tanaman. Dalam bidang agronomi, para ahli mempelajari teknik yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Seorang agronom bekerja untuk mengembangkan metode-metode pertanian yang efisien dan berkelanjutan. Mereka melakukan penelitian terkait pemilihan varietas tanaman yang cocok dengan kondisi lingkungan tertentu, penerapan pupuk dan pestisida yang tepat, serta pengelolaan lahan yang optimal.

Penerapan ilmu agronomi sangat penting dalam pengembangan pertanian modern. Melalui pengetahuan agronomi, petani dapat meningkatkan hasil panen, mengurangi kerugian akibat hama dan penyakit tanaman, serta menjaga kesuburan tanah untuk masa depan.

Contoh penerapan agronomi dalam pertanian adalah penggunaan teknologi presisi untuk pemantauan tanaman, pengaturan irigasi berbasis sensor, dan penggunaan varietas tanaman unggul yang tahan terhadap cuaca ekstrem. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi pertanian dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dengan peran yang sangat vital, agronomi menjadi kunci dalam mengatasi tantangan global terkait pangan dan keberlanjutan. Melalui penelitian dan inovasi dalam bidang agronomi, diharapkan dapat tercipta sistem pertanian yang lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.