Arti Kata "aktinokimia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "aktinokimia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

aktinokimia

ak·ti·no·ki·mia n cabang ilmu kimia tt perubahan kimia oleh cahaya matahari atau cahaya serupa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "aktinokimia"

📝 Contoh Penggunaan kata "aktinokimia" dalam Kalimat

1.aktinokimia merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari interaksi antara sinar atau radiasi dengan zat kimia.
2.Pada dunia medis, aktinokimia digunakan dalam pengembangan obat-obatan yang dapat diaktivasi oleh radiasi untuk mengobati kanker.
3.Para peneliti aktinokimia terus mengembangkan metode dan teknologi baru untuk memahami dampak radiasi terhadap zat kimia.
4.aktinokimia juga berperan dalam pengembangan bahan kimia yang dapat digunakan dalam industri nuklir dan radioterapi.
5.Dengan pemahaman yang mendalam tentang aktinokimia, diharapkan akan tercipta inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi berbagai bidang, termasuk kedokteran dan industri kimia.

📚 Artikel terkait kata "aktinokimia"

Pengertian dan Peran Penting Aktinokimia dalam Pengembangan Ilmu Kimia

Aktinokimia: Cabang Ilmu Kimia yang Menjanjikan

Aktinokimia merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari interaksi antara sinar atau radiasi dengan zat kimia. Dalam konteks ini, aktinokimia memiliki peran penting dalam pengembangan obat-obatan yang dapat diaktivasi oleh radiasi untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk kanker. Para peneliti aktinokimia terus mengembangkan metode dan teknologi baru untuk memahami dampak radiasi terhadap zat kimia.

Dalam dunia medis, aktinokimia memiliki potensi besar dalam pengembangan terapi radiasi yang lebih efektif dan efisien. Dengan memahami mekanisme reaksi antara radiasi dan zat kimia, para ilmuwan dapat merancang obat-obatan yang dapat diaktifkan secara selektif di area target, sehingga mengurangi efek samping yang tidak diinginkan.

Di sisi lain, aktinokimia juga berperan dalam pengembangan bahan kimia yang dapat digunakan dalam industri nuklir dan radioterapi. Dengan menggunakan prinsip-prinsip aktinokimia, para ahli kimia dapat merancang bahan-bahan yang aman dan efisien untuk digunakan dalam berbagai aplikasi radiasi.

Dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan dalam bidang aktinokimia, diharapkan akan terjadi terobosan-terobosan baru dalam pengembangan ilmu kimia. Inovasi-inovasi ini dapat memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang, mulai dari kedokteran hingga industri kimia. Melalui pemahaman yang mendalam tentang aktinokimia, kita dapat menciptakan solusi-solusi baru yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dalam kesimpulannya, aktinokimia merupakan cabang ilmu kimia yang menjanjikan dengan potensi besar untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan terus menggali pengetahuan dan mengembangkan teknologi dalam aktinokimia, kita dapat menjawab tantangan-tantangan baru dalam pengembangan ilmu kimia dan memperluas aplikasi radiasi dalam berbagai bidang kehidupan.