Arti Kata "amis" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "amis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
amis
amis a anyir (berbau spt bau ikan)
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "amis"
📝 Contoh Penggunaan kata "amis" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "amis"
Arti Kata Amis Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia
Definisi Amis
Amis adalah sifat atau karakteristik suatu benda atau tempat yang memiliki aroma atau rasa tidak sedap, biasanya terkait dengan keberadaan bakteri atau zat-zat organik yang membusuk. Amis sering kali dianggap sebagai hal yang mengganggu dan tidak menyenangkan bagi indra penciuman manusia.
Amis dapat muncul dalam berbagai konteks, mulai dari bau amis pada makanan yang sudah basi, aroma amis di tempat-tempat yang lembab dan kurang terjaga kebersihannya, hingga sifat amis pada perilaku seseorang yang tidak menyenangkan.
Dalam penggunaan sehari-hari, kata 'amis' sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang kurang enak atau menyenangkan. Misalnya, bau amis di tempat sampah yang sudah lama tidak dikosongkan, rasa amis pada makanan laut yang tidak segar, atau sikap amis seseorang yang selalu membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Amis juga sering dikaitkan dengan lingkungan yang tidak sehat atau kurang terawat. Bau amis di sekitar tempat tinggal atau tempat kerja dapat menjadi pertanda adanya masalah sanitasi atau kebersihan yang perlu segera diatasi. Amis juga bisa menjadi indikasi adanya kebocoran atau kerusakan yang perlu diperbaiki untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan.
Untuk menghindari amis, penting untuk selalu menjaga kebersihan dan kehigienisan lingkungan sekitar. Menjaga kebersihan makanan dan minuman, serta melakukan pemeliharaan rutin pada tempat-tempat yang rentan terhadap kelembaban dan zat-zat organik, dapat membantu mengurangi risiko munculnya amis. Selain itu, penting juga untuk menghindari sikap atau perilaku yang dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau jengkel.