Arti Kata "angkal-angkal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angkal-angkal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angkal-angkal

ang·kal-ang·kal n elang berbulu putih dan kelabu, pemangsa tikus (katak, belalang, dsb); Elamus caeruleus hypoleucus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angkal-angkal"

📝 Contoh Penggunaan kata "angkal-angkal" dalam Kalimat

1.Saya melihat burung angkal-angkal yang sedang mencari mangsa di lapangan terbuka.
2.Karena terganggu dengan adanya angkal-angkal, saya harus menutup jendela rumah saya.
3.Pada malam hari, suara kicauan angkal-angkal menjadi musik alam yang menenangkan.
4.Dalam kejadian alamiah, angkal-angkal berperan sebagai pengontrol populasi hama di hutan.
5.Dosen mengajarkan kepada siswa tentang jenis-jenis burung, termasuk angkal-angkal yang unik dan berharga.

📚 Artikel terkait kata "angkal-angkal"

Mengenal Kata 'angkal-angkal' - Inspirasi dan Motivasi

Elang Angkal-Angkal: Spesies Elang yang Terancam Punah

Angkal-angkal adalah elang berbulu putih dan kelabu yang merupakan salah satu spesies elang yang termasuk dalam keluarga Accipitridae. Nama ilmiah dari elang ini adalah Elamus caeruleus hypoleucus. Mereka dikenal sebagai pemangsa tikus, katak, belalang, dan hewan lainnya yang lebih kecil. Angkal-angkal memiliki habitat di berbagai wilayah di Indonesia, tetapi mereka terancam punah akibat perubahan lingkungan dan degradasi habitat. Dalam konteks historis, angkal-angkal telah menjadi simbol keberanian dan kemampuan dalam masyarakat Indonesia. Mereka dihormati karena kemampuan mereka dalam mengalahkan mangsa yang lebih besar dan lebih berbahaya. Namun, populasi angkal-angkal telah menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mereka telah ditetapkan sebagai spesies yang terancam punah. Contoh penggunaan kata "angkal-angkal" dalam kalimat yang alami adalah: - Elang angkal-angkal dapat dilihat terbang di atas hutan di pagi hari. - Angkal-angkal adalah salah satu elang terbesar di Indonesia. - Mereka memiliki bulu putih dan kelabu yang sangat indah, sehingga mereka dianggap sebagai hewan yang sangat langka. Relevansi kata "angkal-angkal" dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern sangat tinggi. Mereka dihormati sebagai elang yang paling berani dan paling kuat dalam menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melindungi dan melestarikan populasi angkal-angkal agar mereka tidak punah. Dengan melakukan hal ini, kita dapat menjaga kelestarian alam dan keberhasilan spesies yang sangat langka ini.