Arti Kata "anoksemia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "anoksemia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

anoksemia

anok·se·mia /anoksémia/ n keadaan kekurangan oksigen darah (msl dada terasa sakit akibat berada di puncak gunung yg tinggi)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "anoksemia"

📝 Contoh Penggunaan kata "anoksemia" dalam Kalimat

1.anoksemia adalah kondisi kurangnya oksigen dalam darah.
2.Dokter akan melakukan pemeriksaan darah untuk memastikan adanya anoksemia.
3.Gejala anoksemia dapat beragam, mulai dari sesak napas hingga pusing.
4.Mengonsumsi makanan kaya zat besi dapat membantu mengatasi anoksemia.
5.anoksemia sering kali terjadi akibat kekurangan zat besi dalam tubuh.

📚 Artikel terkait kata "anoksemia"

Pengertian dan Penyebab Anoksemia yang Perlu Diketahui

Pengertian Anoksemia

Anoksemia adalah kondisi medis yang ditandai dengan kurangnya oksigen dalam darah. Ketika tubuh mengalami anoksemia, sel-sel dan jaringan tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk berfungsi secara optimal. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius.

Penyebab Anoksemia

Salah satu penyebab umum anoksemia adalah kekurangan zat besi dalam tubuh. Zat besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertanggung jawab untuk mengikat oksigen. Kekurangan zat besi dapat menghambat produksi hemoglobin, sehingga menyebabkan anoksemia.

Gejala Anoksemia

Gejala anoksemia dapat bervariasi, mulai dari kelelahan, pusing, sesak napas, hingga kulit pucat. Beberapa orang mungkin juga mengalami detak jantung cepat, nyeri dada, dan gangguan pada sistem pencernaan. Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala anoksemia.

Pencegahan dan Pengobatan Anoksemia

Untuk mencegah anoksemia, penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya zat besi seperti daging merah, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi. Jika sudah terdiagnosis dengan anoksemia, dokter mungkin akan meresepkan suplemen zat besi atau prosedur medis lainnya sesuai dengan tingkat keparahan kondisi.

Dampak Anoksemia pada Kesehatan

Anoksemia yang tidak diobati dapat berdampak serius pada kesehatan, termasuk menyebabkan kelelahan kronis, masalah jantung, dan gangguan pada perkembangan otak pada anak-anak. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala anoksemia dan segera mencari bantuan medis jika diperlukan untuk mencegah komplikasi yang lebih parah.