Arti Kata "antromorfis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "antromorfis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

antromorfis

an·tro·mor·fis n penggambaran atau penyerupaan Tuhan dng wujud dan sifat-sifat manusia; tasybih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "antromorfis"

📝 Contoh Penggunaan kata "antromorfis" dalam Kalimat

1.Konsep antromorfis dalam agama Kristen seringkali menimbulkan perdebatan para teolog.
2.Dalam sastra, karakter antromorfis dapat digunakan untuk menggambarkan karakteristik manusia yang kompleks.
3.Guru mengajarkan kepada siswa tentang perbedaan antromorfis dan teofilus dalam teologi.
4.Ilmuwan modern seringkali mengkritik konsep antromorfis yang dianggap tidak ilmiah.
5.Dalam sejarah agama, tokoh antromorfis seperti Yesus seringkali dianggap sebagai simbol keadilan dan kebaikan.

📚 Artikel terkait kata "antromorfis"

Mengenal Kata 'antromorfis' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna Antromorfis dalam Bahasa Indonesia

Kata antromorfis memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks agama dan filsafat. Dalam bahasa Indonesia, antromorfis digunakan untuk menggambarkan penggambaran atau penyerupaan Tuhan dengan wujud dan sifat-sifat manusia. Istilah ini berasal dari kata "anthropos" yang berarti manusia dan "morphe" yang berarti bentuk. Dalam sejarah, konsep antromorfis telah menjadi topik diskusi yang hangat di kalangan filsuf dan teolog. Mereka berusaha untuk memahami bagaimana Tuhan dapat digambarkan sebagai manusia, dan apakah hal tersebut memiliki implikasi pada konsep keilahian. Dalam konteks Islam, antromorfis dikenal sebagai tasybih, yaitu proses penggambaran Tuhan dengan sifat-sifat manusia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata antromorfis dalam kalimat yang alami: * "Dalam tradisi agama Kristen, Yesus Kristus digambarkan sebagai Tuhan yang memiliki sifat-sifat manusia, seperti kelemahan dan kepekaan." * "Penggambaran Tuhan sebagai manusia yang memiliki rasa lapar dan haus adalah contoh antromorfis yang terlihat dalam Alkitab." * "Dalam teologi Islam, konsep tasybih digunakan untuk menggambarkan keilahian Tuhan dengan sifat-sifat manusia, seperti kebijaksanaan dan keadilan." Dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern, konsep antromorfis masih terlihat dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam seni rupa, penggambaran Tuhan seringkali digambarkan dengan wujud manusia, seperti dalam lukisan-lukisan gereja. Selain itu, dalam puisi dan sastra, antromorfis seringkali digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan keilahian dan kekuasaan Tuhan. Dalam kesimpulan, antromorfis adalah konsep yang kompleks dan multifaset yang telah menjadi topik diskusi yang hangat di kalangan filsuf dan teolog. Dalam konteks agama dan filsafat, antromorfis digunakan untuk menggambarkan penggambaran atau penyerupaan Tuhan dengan wujud dan sifat-sifat manusia.