Arti Kata "antropologi hukum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "antropologi hukum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

antropologi hukum

ilmu yang meneliti sebab persengketaan dan cara penyelesaiannya, terutama pada masyarakat sederhana

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "antropologi hukum"

📝 Contoh Penggunaan kata "antropologi hukum" dalam Kalimat

1.antropologi hukum dipelajari dalam program studi di beberapa universitas di Indonesia.
2.Peneliti menggunakan antropologi hukum untuk memahami konflik di masyarakat adat.
3.Buku terbaru tentang antropologi hukum membahas tentang peran lembaga adat dalam penyelesaian sengketa.
4.Dosen mengajarkan antropologi hukum kepada mahasiswa di kelas untuk memahami hukum tradisional.
5.Penelitian antropologi hukum telah menunjukkan bahwa masyarakat sederhana memiliki sistem penyelesaian sengketa yang unik.

📚 Artikel terkait kata "antropologi hukum"

Mengenal Kata 'antropologi hukum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Antropologi Hukum" - Inspirasi dan Motivasi

Antropologi hukum adalah ilmu yang meneliti sebab persengketaan dan cara penyelesaiannya, terutama pada masyarakat sederhana. Ilmu ini telah berkembang sejak zaman kuno, ketika masyarakat masih menggunakan sistem hukum adat untuk menyelesaikan persengketaan. Dalam konteks modern, antropologi hukum masih relevan karena banyak masyarakat di Indonesia yang masih menggunakan sistem hukum adat dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Kata "Antropologi Hukum" dalam Kalimat yang Alami

Antropologi hukum telah digunakan dalam banyak penelitian untuk memahami cara masyarakat sederhana menyelesaikan persengketaan. Misalnya, seorang peneliti mungkin menggunakan antropologi hukum untuk memahami bagaimana masyarakat suku Dayak menyelesaikan persengketaan antara keluarga. Atau, seorang peneliti mungkin menggunakan antropologi hukum untuk memahami bagaimana masyarakat di pedalaman Papua menyelesaikan persengketaan antara desa.

Relevansi Kata "Antropologi Hukum" dalam Kehidupan Sehari-Hari atau Budaya Indonesia Modern

Antropologi hukum masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Banyak masyarakat di Indonesia masih menggunakan sistem hukum adat dalam menyelesaikan persengketaan, terutama dalam hal warisan, perceraian, dan persengketaan antar keluarga. Oleh karena itu, antropologi hukum sangat penting dalam memahami cara masyarakat Indonesia menyelesaikan persengketaan dan cara memahami nilai-nilai dan kebiasaan masyarakat Indonesia. Dalam kesimpulan, antropologi hukum adalah ilmu yang sangat penting dalam memahami cara masyarakat menyelesaikan persengketaan, terutama pada masyarakat sederhana. Dengan memahami antropologi hukum, kita dapat memahami nilai-nilai dan kebiasaan masyarakat Indonesia dan memahami cara masyarakat Indonesia menyelesaikan persengketaan dalam kehidupan sehari-hari.