Arti Kata "aphelion" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "aphelion" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

aphelion

ap·he·li·on /aphélion/ n Astron titik pd garis edar suatu planet yg terjauh dr matahari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "aphelion"

📝 Contoh Penggunaan kata "aphelion" dalam Kalimat

1.aphelion adalah titik terjauh dari Bumi dalam orbit elips.
2.Ilmuwan sering menggunakan aphelion untuk menghitung perbedaan jarak Bumi dengan Matahari.
3.Pada saat aphelion, Bumi berada sejauh 152 juta kilometer dari Matahari.
4.Ketika Bumi mencapai aphelion, kecepatan orbitnya akan berkurang.
5.aphelion memiliki peran penting dalam menentukan musim di Bumi.

📚 Artikel terkait kata "aphelion"

Arti Kata Aphelion Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pengertian Aphelion

Aphelion merupakan istilah dalam astronomi yang merujuk pada titik terjauh dari Bumi dalam orbit elipsnya terhadap Matahari. Secara sederhana, aphelion dapat dianggap sebagai posisi Bumi yang berada paling jauh dari Matahari selama satu putaran orbitnya. Jarak antara Bumi dan Matahari pada saat aphelion cenderung lebih besar dibandingkan dengan posisi Bumi pada perihelion, yang merupakan titik terdekat dari Matahari.

Aphelion memiliki peran penting dalam astronomi dan ilmu pengetahuan terkait. Ilmuwan sering menggunakan perhitungan jarak Bumi dengan Matahari pada saat aphelion untuk memahami pola gerak planet dan sistem tata surya. Dengan mengetahui posisi aphelion, mereka dapat menghitung waktu orbit Bumi, kecepatan pergerakan, serta efek gravitasi yang memengaruhi planet dalam tata surya.

Pada saat Bumi mencapai titik aphelion, jaraknya dari Matahari mencapai titik maksimum, yaitu sekitar 152 juta kilometer. Perbedaan jarak ini juga memengaruhi intensitas radiasi matahari yang diterima oleh Bumi, yang pada gilirannya dapat memengaruhi iklim dan musim di Bumi. Oleh karena itu, pemahaman tentang aphelion sangat penting dalam mempelajari perubahan iklim dan fenomena alam lainnya.

Dalam konteks astronomi, kecepatan orbit Bumi juga berpengaruh saat mencapai aphelion. Meskipun Bumi tetap bergerak mengelilingi Matahari, kecepatan orbitnya akan berkurang saat berada pada titik aphelion. Hal ini disebabkan oleh hukum gravitasi dan dinamika planet yang memengaruhi pergerakan Bumi dalam tata surya.

Secara keseluruhan, aphelion adalah konsep penting dalam astronomi yang memengaruhi pergerakan Bumi, distribusi radiasi matahari, dan perhitungan waktu orbit. Dengan memahami aphelion, kita dapat lebih memahami dinamika tata surya dan hubungan antara Bumi dengan Matahari serta planet lainnya.