Arti Kata "arestasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "arestasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

arestasi

ares·ta·si /aréstasi/ n penangkapan thd pelaku tindak pidana yg pelaksanaannya diatur dl undang-undang hukum acara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "arestasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "arestasi" dalam Kalimat

1.Penangkapan terhadap pelaku korupsi ditindaklanjuti dengan arastasi yang dilakukan oleh tim petugas kepolisian.
2.Mereka masih ingat ketika ayahnya dibawa ke markas polisi karena arastasi yang dilakukan oleh petugas keamanan setempat.
3.Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa arastasi yang dilakukan oleh polisi sering kali tidak memenuhi standar hukum yang berlaku.
4.Dalam novel tersebut, tokoh utama ditangkap oleh polisi karena dituduh melakukan kejahatan dan kemudian diadakan arastasi oleh tim forensic.
5.Pengadilan memutuskan bahwa arastasi yang dilakukan oleh polisi tidak mencukupi untuk membuktikan kejahatan yang diduga dilakukan oleh terdakwa.

📚 Artikel terkait kata "arestasi"

Mengenal Kata 'arestasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Arestasi" - Apa Itu dan Bagaimana Fungsinya?

Kata "arestasi" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, arestasi adalah penangkapan terhadap pelaku tindak pidana yang pelaksanaannya diatur dalam undang-undang hukum acara. Dalam konteks historis, arestasi seringkali terkait dengan kebijakan keamanan dan pemerintahan, terutama pada masa lalu. Arestasi sendiri berasal dari kata "arrest" dalam bahasa Inggris, yang artinya penangkapan secara hukum. Dalam prakteknya, arestasi seringkali dilakukan oleh polisi atau lembaga keamanan lainnya untuk menangkap pelaku tindak pidana yang dianggap berbahaya bagi masyarakat. Dalam beberapa kasus, arestasi juga dapat dilakukan untuk melindungi korban dari tindakan pidana. Contoh penggunaan kata "arestasi" dalam kalimat yang alami adalah: - "Polisi melakukan arestasi terhadap pelaku kejahatan yang melanggar hukum." - "Pengadilan mengabulkan permintaan arestasi terhadap pelaku tindak pidana yang dianggap berbahaya." - "Korban kejahatan mengajukan permintaan arestasi terhadap pelaku yang telah melanggar hukum." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "arestasi" seringkali digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam penangkapan pelaku kejahatan atau penindakan terhadap tindakan pidana. Dalam budaya Indonesia modern, arestasi seringkali dianggap sebagai salah satu cara untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa arestasi harus dilakukan dengan cara yang adil dan tidak menyalahi hukum.