Arti Kata "argumentatif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "argumentatif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

argumentatif

ar·gu·men·ta·tif /arguméntatif/ a 1 memiliki (mengandung) alasan yg dapat dipakai sbg bukti: satu-satunya yg dapat meringankan terdakwa hanyalah kesaksian yg --; 2 karangan yg bertujuan membuktikan pendapat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "argumentatif"

📝 Contoh Penggunaan kata "argumentatif" dalam Kalimat

1.Dia menulis karangan argumentatif tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.
2.Dalam diskusi tentang penerapan teknologi, ia berusaha memberikan argumentatif tentang manfaatnya.
3.Saya tidak ingin mengikuti debat yang hanya berisi argumentatif tanpa bukti yang kuat.
4.Dosen meminta mahasiswa menulis esai argumentatif tentang tema lingkungan dan kemajuan teknologi.
5.Dia berargumentasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan dalam karangan yang sangat argumentatif.

📚 Artikel terkait kata "argumentatif"

Mengenal Kata 'argumentatif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Argumentatif" - Membangun Argumen yang Kuat

Kata "argumentatif" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu kalimat, paragraf, atau bahkan sebuah diskusi yang bertujuan untuk membuktikan atau mendukung sebuah pendapat atau argumen. Dalam konteks historis, kata "argumentatif" berkembang sebagai hasil dari perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan, yang mana para penulis dan ilmuwan mulai menggunakan argumen untuk mendukung teori dan ide mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "argumentatif" digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, dalam sebuah debat, seorang pembicara argumentatif harus dapat membuktikan argumentasinya dengan menggunakan fakta dan bukti yang kuat. Selain itu, dalam sebuah artikel atau esai, seorang penulis argumentatif harus dapat mengemukakan argumen yang kuat untuk mendukung pendapat atau ide mereka. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "argumentatif" dalam kalimat yang alami: * "Argumentasi saya tentang pentingnya pendidikan bagi generasi muda telah dibuktikan oleh beberapa penelitian ilmiah." * "Dalam artikel ini, saya akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari sistem ekonomi kapitalis dengan menggunakan argumentasi yang kuat." * "Pada debat yang lalu, saya menggunakan argumentasi yang solid untuk membuktikan bahwa penggunaan energi terbarukan dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil." Kata "argumentatif" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam era digital ini, kita dapat dengan mudah menemukan informasi dan argumen yang berbeda-beda. Namun, penting untuk memiliki kemampuan argumentatif yang kuat untuk membedakan antara informasi yang akurat dan informasi yang tidak akurat. Dengan demikian, kita dapat membuat keputusan yang bijak dan mendukung pendapat yang kuat. Dalam kesimpulan, kata "argumentatif" adalah sebuah konsep yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteksnya, kita dapat meningkatkan kemampuan argumentatif kita dan menjadi lebih berani dalam mengemukakan pendapat atau ide kita.