Arti Kata "awa-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "awa-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

awa-

2awa- bentuk terikat hilang; bebas dr: awahama; awabusa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "awa-"

📝 Contoh Penggunaan kata "awa-" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, kata "awa-" digunakan untuk menggambarkan bentuk terikat yang hilang.
2.Dalam bahasa sehari-hari, kita sering menggunakan kata "awa-" untuk menggambarkan suatu keadaan atau situasi yang tidak jelas.
3.Dalam sastra, kata "awa-" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan atau suasana hati yang kompleks dan tidak terdefinisi dengan jelas.
4.Dalam konteks pendidikan, guru menggunakan kata "awa-" untuk menggambarkan bentuk terikat yang hilang dalam bahasa dan matematika.
5.Dalam konteks sosial, kata "awa-" digunakan untuk menggambarkan keadaan atau situasi yang tidak terdefinisi dengan jelas, seperti dalam percakapan sehari-hari antara teman atau keluarga.

📚 Artikel terkait kata "awa-"

Mengenal Kata 'awa-' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Awa-" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "awa-" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang unik dan kompleks. Secara resmi, "awa-" didefinisikan sebagai bentuk terikat hilang, bebas dari awahama dan awabusa. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, yang berkaitan dengan perubahan sosial dan budaya di Indonesia. Penggunaan kata "awa-" dapat ditemukan dalam berbagai konteks, terutama dalam kalimat yang menggambarkan perubahan dan kemajuan. Misalnya, "Kota ini telah mengalami perubahan drastis dalam beberapa tahun terakhir, dari awa- menjadi kota modern yang maju." Dalam kalimat ini, kata "awa-" digunakan untuk menggambarkan keadaan awal suatu tempat, sebelum mengalami perubahan. Contoh lain adalah, "Dia telah mengalami perubahan besar dalam hidupnya, dari awa- menjadi orang yang berani dan mandiri." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "awa-" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perubahan dan kemajuan. Misalnya, dalam konteks pendidikan, kata "awa-" digunakan untuk menggambarkan kemajuan siswa dari awal hingga akhir semester. Dalam konteks bisnis, kata ini digunakan untuk menggambarkan kemajuan perusahaan dari awa- menjadi sukses. Dengan demikian, kata "awa-" memiliki makna yang kompleks dan unik dalam bahasa Indonesia. Penggunaannya dapat ditemukan dalam berbagai konteks, terutama dalam kalimat yang menggambarkan perubahan dan kemajuan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini memiliki relevansi yang signifikan dalam menggambarkan perubahan dan kemajuan.