Arti Kata "awan kelabu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "awan kelabu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

awan kelabu

Kiasan kesedihan; kedukaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "awan kelabu"

📝 Contoh Penggunaan kata "awan kelabu" dalam Kalimat

1.Kehidupan yang penuh kesedihan seringkali ditandai oleh awan kelabu yang menutupi hati.
2.Penduduk desa terlihat berduka ketika melihat awan kelabu yang menghantam rumahnya.
3.Dalam puisi lirik, awan kelabu digambarkan sebagai simbol cinta yang telah hilang.
4.Sebagai guru, dia harus memberikan dukungan moral kepada siswa yang sedang menghadapi awan kelabu dalam hidupnya.
5.Mereka merasa sedih dan bersedih di hadapan awan kelabu yang menutupi pemandangan alam.

📚 Artikel terkait kata "awan kelabu"

Mengenal Kata 'awan kelabu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Awan Kelabu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "awan kelabu" memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang sedih dan tidak bersemangat. Konsep ini kemudian berkembang menjadi simbol kesedihan dan kedukaan dalam kehidupan sehari-hari. Awan kelabu menjadi sebuah metafora yang efektif untuk menggambarkan perasaan yang tidak enak. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata "awan kelabu" untuk menggambarkan perasaan sedih dan tidak bersemangat. Misalnya, ketika kita kehilangan seseorang yang kita cintai, kita akan merasa seperti dihantui oleh **awan kelabu** yang tidak kunjung hilang. Atau, ketika kita menghadapi kesulitan yang berat, kita akan merasa seperti berada di bawah **awan kelabu** yang tebal. Dalam kedua contoh tersebut, kata "awan kelabu" digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak enak dan tidak bersemangat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "awan kelabu" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam puisi atau lagu, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan yang sedih dan tidak bersemangat. Atau, dalam percakapan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak enak dan tidak bersemangat. Dalam semua konteks tersebut, kata "awan kelabu" digunakan sebagai simbol kesedihan dan kedukaan. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "awan kelabu" masih memiliki kekuatan untuk menggambarkan perasaan yang tidak enak dan tidak bersemangat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menggunakan kata ini sebagai simbol kesedihan dan kedukaan.