Arti Kata "ayam hutan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ayam hutan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ayam hutan

ayam liar yang hidup di hutan (biasanya lebih gesit daripada ayam kampung)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ayam hutan"

📝 Contoh Penggunaan kata "ayam hutan" dalam Kalimat

1.Pada saat kekacauan di hutan, ayam hutan menyebar ke semua penjuru.
2.Kami berharap tidak akan menemukan ayam hutan di sekitar desa ini.
3.Dalam cerita rakyat, ayam hutan dikatakan memiliki kekuatan luar biasa.
4.Di beberapa tempat, ayam hutan dianggap sebagai hewan yang berbahaya bagi petani.
5.Para peneliti telah berhasil mempelajari perilaku ayam hutan di habitat alaminya.

📚 Artikel terkait kata "ayam hutan"

Mengenal Kata 'ayam hutan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ayam Hutan" - Inspirasi dan Motivasi

Ayam hutan, salah satu istilah yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia, memiliki makna yang sangat spesifik. Istilah ini biasanya merujuk pada ayam liar yang hidup di hutan dan cenderung lebih gesit daripada ayam kampung. Makna ini telah ada sejak lama dan terkait dengan kehidupan alam liar di Indonesia. Ayam hutan memiliki beberapa sifat khas yang membedakannya dari ayam kampung. Mereka lebih gesit dan dapat berlari dengan cepat, serta memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di lingkungan alam liar. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ayam hutan dalam kalimat yang alami: * Ayam hutan dapat ditemukan di hutan-hutan di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. * Selain itu, ayam hutan juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam hal keberanian dan kegigihan. * Ayam hutan memang lebih gesit daripada ayam kampung, tetapi mereka juga memiliki kelemahan tertentu, seperti kemampuan untuk berburu yang kurang baik. Ayam hutan memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal ekosistem dan keseimbangan alam. Mereka merupakan bagian dari rantai makanan dan berkontribusi pada kelestarian lingkungan. Selain itu, ayam hutan juga dapat menjadi simbol keberanian dan kegigihan dalam budaya Indonesia modern.