Arti Kata "badari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "badari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

badari

ba·da·ri n ikan yg suka makan anaknya;
bapak -- , cak pemimpin dsb yg penghidupannya diperoleh dr pengikutnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "badari"

📝 Contoh Penggunaan kata "badari" dalam Kalimat

1.Sejak menjadi pemimpin, dia telah menjadi badari bagi para pengikutnya yang masih muda.
2.Dia adalah seorang guru yang bijak dan penuh kasih sayang, menjadi badari bagi anak-anak yang masih belajar.
3.Pemimpin politik tersebut dituduh menjadi badari karena menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan diri sendiri.
4.Sang ayah menjadi badari bagi adiknya yang masih kecil dan masih membutuhkan bantuan.
5.Sebagai pemimpin, dia harus memiliki integritas dan tidak boleh menjadi badari bagi para pengikutnya yang masih muda.

📚 Artikel terkait kata "badari"

Mengenal Kata 'badari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "badari" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "badari" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti individu yang suka makan anaknya, atau pemimpin yang penghidupannya diperoleh dari pengikutnya. Konsep ini memiliki latar belakang historis dan sosial yang menarik. Dalam beberapa budaya tradisional, ada kepercayaan bahwa pemimpin atau tokoh kuat bisa menelan atau makan anak mereka sendiri untuk memberikan kekuatan tambahan kepada kelompok mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "badari" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku negatif dari pemimpin atau individu yang dihormati. Berikut contoh penggunaan kata "badari" dalam kalimat yang alami: - Tokoh yang sukses itu ternyata memiliki sifat badari dan mengorbankan anaknya untuk mencapai kesuksesan. - Pemimpin tersebut sering disebut sebagai badari karena pengikutnya yang banyak dan kaya. Dalam budaya Indonesia modern, kata "badari" masih relevan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Sering kali, kita melihat pemimpin atau individu yang sukses, tetapi memiliki sifat badari yang tidak dihormati. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "badari" untuk menghindari perilaku negatif yang tidak dihormati.