Arti Kata "bagor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagor

ba·gor n anyaman kasar dr daun rumbia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagor"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagor" dalam Kalimat

1.Pada pagi itu, Ibu membeli anyaman daun rumbia yang menyerupai bagor untuk dijadikan hiasan di rumah.
2.Di pasar tradisional, penjual menjual aneka kerajinan tangan, seperti anyaman daun rumbia yang menyerupai bagor.
3.Rumah adat di pedalaman memiliki atap yang diberi hiasan bagor untuk melindungi dari panas matahari.
4.Saya mempelajari cara membuat bagor dari daun rumbia di sekolah seni rupa setiap minggu.
5.Pada hari raya, keluarga kami membuat bagor sebagai tanda hormat kepada leluhur.

📚 Artikel terkait kata "bagor"

Mengenal Kata 'bagor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagor" - anyaman kasar dr daun rumbia

Kata bagor sebenarnya bukanlah kata yang asing bagi masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tinggal di daerah pedesaan. Dalam arti resmi, bagor adalah anyaman kasar dari daun rumbia yang digunakan sebagai bahan untuk membuat tempat duduk atau meja sederhana. Namun, makna dan konteks bagor dalam bahasa Indonesia lebih luas daripada itu.

Sumber Sejarah dan Kebudayaan

Dalam konteks sejarah dan kebudayaan, bagor juga memiliki makna yang lebih dalam. Masyarakat adat di Indonesia sering menggunakan bagor sebagai bahan untuk membuat tempat duduk atau meja yang nyaman dan sederhana. Dengan demikian, bagor menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari dan budaya masyarakat Indonesia.

Penggunaan Kata "bagor" dalam Kalimat

Kata bagor juga dapat digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Dia membeli bagor dari pengrajin lokal untuk membuat tempat duduk di rumahnya." Atau, "Dia suka duduk di atas bagor yang empuk dari daun rumbia." Dengan demikian, kata bagor menjadi bagian dari bahasa sehari-hari dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.

Relevansi Kata "bagor" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata bagor juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan dan budaya. Dengan menggunakan bagor sebagai bahan, masyarakat dapat mengurangi penggunaan bahan-bahan sintetis dan ramah lingkungan. Selain itu, bagor juga dapat menjadi inspirasi bagi desainer interior dan pengrajin lokal untuk menciptakan produk-produk yang unik dan berkesan. Dengan demikian, kata bagor menjadi simbol dari kearifan lokal dan kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam.