Arti Kata "bakas lewu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakas lewu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakas lewu

ba·kas le·wu n kelompok orang yg dituakan (di masyarakat Dayak Olo Ngaju); sesepuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakas lewu"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakas lewu" dalam Kalimat

1.Dalam masyarakat Dayak Olo Ngaju, bakas lewu dihormati karena pengalaman dan pengetahuan yang luas.
2.Sesepuh suku Dayak Olo Ngaju dikenal sebagai bakas lewu yang bijaksana dan berpengaruh.
3.Dalam ritual adat, bakas lewu memainkan peran penting sebagai penyeimbang dan mediator.
4.Sebagai bakas lewu, beliau harus selalu bijak dalam mengambil keputusan yang menguntungkan masyarakat.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, bakas lewu dihormati karena pengetahuan dan pengalaman hidup yang luas.

📚 Artikel terkait kata "bakas lewu"

Mengenal Kata 'bakas lewu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bakas Lewu": Kondangan Sesepuh dalam Masyarakat Dayak Olo Ngaju

Kata "bakas lewu" adalah istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan kelompok orang yang dihormati dan dianggap sebagai sesepuh dalam masyarakat Dayak Olo Ngaju. Istilah ini memiliki makna yang dalam dan kompleks, mencerminkan peran dan kehormatan yang dimiliki oleh individu yang dianggap sebagai penerus tradisi dan adat istiadat masyarakat tersebut. Dalam konteks historis dan sosial, kata "bakas lewu" memperlihatkan pentingnya kehormatan dan penghargaan terhadap individu yang telah menjabat sebagai pemimpin atau penghulu dalam masyarakat. Mereka dianggap memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas, serta memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang kompleks. Dalam masyarakat Dayak Olo Ngaju, individu yang dianggap sebagai "bakas lewu" dihormati dan diandalkan sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi anggota masyarakat lainnya. Dalam percakapan sehari-hari, kata "bakas lewu" sering digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Dia adalah seorang bakas lewu yang dihormati oleh seluruh masyarakat, dan kami sangat menghargai pengalamannya." Atau, "Kami harus mendengarkan saran dari bakas lewu kami, karena mereka memiliki pengetahuan yang luas tentang adat istiadat kami." Dalam kedua kalimat tersebut, kata "bakas lewu" digunakan untuk menggambarkan peran dan kehormatan individu yang dianggap sebagai sesepuh dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bakas lewu" memiliki relevansi yang signifikan dengan budaya Indonesia modern. Banyak masyarakat Indonesia yang masih menghargai dan menghormati individu yang telah menjabat sebagai pemimpin atau penghulu dalam masyarakat. Mereka dianggap memiliki kehormatan dan pengalaman yang luas, serta memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang kompleks. Oleh karena itu, kata "bakas lewu" tetap relevan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.