Arti Kata "bakir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakir

1ba·kir n susu atau santan yg sudah basi

2ba·kir a 1 kaya; berada; 2 pandai; kaya (tt pengetahuan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakir"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakir" dalam Kalimat

1.Pembuat susu bakir tidak lagi menjual produknya di pasar karena sudah basi.
2.Warga kaya menginvestasikan uangnya pada proyek yang lebih menguntungkan.
3.Ayahnya adalah orang yang pandai berdagang, sehingga kami tidak perlu khawatir tentang keuangan keluarga.
4.Pada zaman dahulu, para peneliti di universitas tersebut dikenal sebagai ilmuwan bakir yang sangat berpengetahuan luas.
5.Dia sukses mengelola bisnisnya dengan bijak dan membuatnya menjadi salah satu perusahaan bakir di wilayah tersebut.

📚 Artikel terkait kata "bakir"

Mengenal Kata 'bakir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bakir" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bakir" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini mengacu pada **susu atau santan yang sudah basi**. Namun, dalam konteks historis dan sosial, kata ini juga memiliki makna lain. Dalam arti figuratif, **kaya** atau **berada** dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kekayaan material atau pengetahuan. Dalam sejarah, kata "bakir" digunakan untuk menggambarkan kekayaan dan kemakmuran. Orang yang **kaya** dan berada seringkali dianggap sebagai contoh bagi masyarakat. Mereka dianggap memiliki pengetahuan dan kemampuan yang lebih baik. Dalam konteks ini, kata "bakir" digunakan untuk menggambarkan status sosial seseorang. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "bakir" dalam kalimat alami: - Ayah saya memiliki **bakir** yang sangat besar, sehingga dia bisa membelikan kami harta karun. (Makna 1: susu atau santan yang sudah basi) - Wanita itu sangat **bakir** dalam berbicara, sehingga dia bisa berbicara dengan ahli bahasa. (Makna 2: kaya atau berada) - Saya sangat **bakir** dalam memainkan gitar, sehingga saya bisa menjadi pemain gitar terkenal. (Makna 2: pandai atau kaya) Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bakir" masih digunakan untuk menggambarkan kekayaan dan kemampuan seseorang. Namun, dalam konteks modern, kata ini juga digunakan dalam arti yang lebih luas. Dalam budaya Indonesia, kata "bakir" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kekayaan spiritual atau pengetahuan yang lebih baik. Dengan demikian, kata "bakir" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.