Arti Kata "baluh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "baluh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

baluh

ba·luh n 1 kayu rangka tempat duduk (di punggung gajah); 2 kayu rangka gendang (tabuh-tabuhan);
ba·luh·an n baluh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "baluh"

📝 Contoh Penggunaan kata "baluh" dalam Kalimat

1.Di kebun raya, pekerjaan utamanya adalah memilih dan memotong kayu baluh untuk membuat struktur bangunan.
2.Sebagai pecinta musik tradisional, saya sangat menyukai cara tabuh-tabuhan yang menggunakan baluh sebagai rangka gendang.
3.Karena hujan deras, kami memutuskan untuk menunda acara kebun binatang hingga cuaca lebih cerah, dan memilih duduk di baluh yang tersedia di sisi jalan.
4.Dalam pelajaran sejarah, guru menjelaskan bahwa baluh digunakan sebagai alat transportasi oleh masyarakat kuno untuk membawa barang-barang.
5.Dalam upacara adat, para pejabat menggunakan baluh sebagai tempat duduk yang lebih tinggi untuk menunjukkan status dan kehormatannya.

📚 Artikel terkait kata "baluh"

Mengenal Kata 'baluh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "baluh" - Simbol Kekuatan dan Kreativitas

Pada zaman dahulu, kata baluh sering digunakan untuk menggambarkan suatu benda yang memiliki makna yang lebih dalam dari sekedar sebuah benda biasa. Dalam konteks sosial dan budaya, baluh seringkali dihubungkan dengan kekuatan dan kreativitas. Kayu rangka tempat duduk di punggung gajah atau kayu rangka gendang yang berfungsi sebagai alat musik tradisional, keduanya memiliki makna yang sama, yaitu sebagai simbol kekuatan dan kreativitas. Dalam kehidupan sehari-hari, kata baluh sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Gajah tersebut memiliki baluh yang kuat sehingga dapat menopang berat tubuhnya." Atau, "Penabuh gendang menggunakan baluh yang empuk untuk memproduksi suara yang indah." Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata baluh tidak hanya digunakan sebagai suatu benda, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dan kreativitas. Dalam budaya Indonesia modern, kata baluh masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak sekali musisi yang menggunakan baluh sebagai alat musik tradisional dalam karya-karyanya. Selain itu, banyak sekali seniman yang menggunakan baluh sebagai inspirasi dalam menciptakan karya-karya seni yang unik dan kreatif. Dengan demikian, kata baluh tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.