Arti Kata "bandut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bandut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bandut

ban·dut n tali pengikat barang yg akan disambung (krn retak, akan patah, hendak pecah);
-- meriam pengikat meriam di kapal;
mem·ban·dut v mengikat (membebat) benda yg akan disambungkan (krn retak, pecah);
pem·ban·dut n pengikat; pembebat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bandut"

📝 Contoh Penggunaan kata "bandut" dalam Kalimat

1.Pembanut adalah seseorang yang bertanggung jawab mengikat benda-benda pada kapal.
2.Pada masa lalu, pekerjaan pembanut sangat penting dan berdampak besar pada keselamatan kapal.
3.Dalam teknik pembuatan kapal, banut digunakan sebagai pengikat meriam untuk mencegah kerusakan.
4.Saya perlu membanut benda retak ini supaya tidak hancur lagi saat disambungkan.
5.Dalam teknik pengelasan, banut digunakan sebagai pengikat logam-logam yang akan disambungkan.

📚 Artikel terkait kata "bandut"

Mengenal Kata 'bandut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bandut" - Pengikat yang Penting dalam Kapal dan Kehidupan Sehari-hari

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "bandut" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, bandut adalah tali pengikat barang yang akan disambung karena retak, akan patah, atau hendak pecah. Dalam konteks kapal, bandut juga merupakan meriam pengikat yang digunakan untuk mengikat meriam di kapal. Dalam sejarah, bandut telah digunakan oleh pelaut dan nelayan untuk mengikat barang-barang yang akan disambung atau untuk mengikat meriam yang digunakan dalam pertempuran laut.

Penggunaan Kata Bandut dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata bandut digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Pada saat kapal akan berlabuh, nelayan harus mengikat kapal dengan tali pengikat yang kuat, yaitu bandut, agar kapal tidak bergerak." Atau, "Pada saat meriam akan digunakan dalam pertempuran, bandut digunakan untuk mengikat meriam agar tidak terlepas." Dalam kalimat lain, "Pemilik kapal harus memastikan bahwa bandut yang digunakan adalah yang kuat dan tidak akan patah atau retak."

Relevansi Kata Bandut dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata bandut masih memiliki relevansi yang penting. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang masih menggunakan bandut untuk mengikat barang-barang yang akan disambung. Selain itu, kata bandut juga digunakan dalam konteks kapal dan nelayan, yang masih merupakan bagian penting dalam ekonomi dan budaya Indonesia. Dengan demikian, kata bandut merupakan kata yang penting dan masih relevan dalam kehidupan sehari-hari kita.