Arti Kata "barang kalakeran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "barang kalakeran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

barang kalakeran

Istilah hukum harta kerabat yang tidak dibagi-bagi (di Minahasa)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "barang kalakeran"

📝 Contoh Penggunaan kata "barang kalakeran" dalam Kalimat

1.Berdasarkan warisan leluhur, hak barang kalakeran milik keluargaku harus dihormati.
2.Dalam tradisi Minahasa, barang kalakeran tidak boleh dibagi-bagi antara saudara.
3.Mereka dihormati sebagai penerima barang kalakeran setelah ayah mereka meninggal.
4.Ia merupakan pewaris barang kalakeran karena ayahnya tidak meninggalkan wasiat.

📚 Artikel terkait kata "barang kalakeran"

Mengenal Kata 'barang kalakeran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Barang Kalakeran" - Istilah Hukum yang Menarik

Sejarah dan Konteks

Barang kalakeran adalah istilah hukum yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Dalam konteks hukum, **barang kalakeran** merujuk pada harta kerabat yang tidak dibagi-bagi. Istilah ini memiliki makna yang spesifik dalam masyarakat Minahasa, dimana harta ini dianggap sebagai milik keluarga dan tidak boleh dibagi dengan orang lain. Sejarahnya, **barang kalakeran** dipengaruhi oleh budaya dan adat istiadat masyarakat Minahasa yang memiliki kepercayaan kuat terhadap kekerabatan.

Contoh Penggunaan

Dalam kalimat yang alami, **barang kalakeran** dapat digunakan seperti ini: "Harta warisan ayah saya dijadikan **barang kalakeran** untuk saudara-saudaraku." Dalam kalimat ini, **barang kalakeran** dipakai untuk menggambarkan harta yang tidak akan dibagi-bagi dengan orang lain. Contoh lain, "Kami memiliki **barang kalakeran** yang telah diwariskan oleh kakek kami." Dalam kalimat ini, **barang kalakeran** digunakan untuk menunjukkan harta yang telah menjadi milik keluarga.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, **barang kalakeran** masih relevan dalam konteks keluarga dan kekerabatan. Banyak orang yang memiliki harta yang diwariskan oleh keluarga, tetapi tidak ingin dibagi-bagi dengan orang lain. Dalam situasi ini, **barang kalakeran** dapat digunakan untuk menunjukkan kesepakatan keluarga bahwa harta tersebut tidak akan dibagi-bagi. Seiring dengan perubahan zaman, **barang kalakeran** juga dipengaruhi oleh hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Kini, **barang kalakeran** lebih banyak digunakan dalam konteks hukum dan tidak lagi sebagai bagian dari budaya Minahasa tradisional.