Arti Kata "bayangkari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bayangkari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bayangkari

ba·yang·ka·ri kl n bayangkara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bayangkari"

📝 Contoh Penggunaan kata "bayangkari" dalam Kalimat

1.Saya bekerja sebagai bayangkara di keamanan kampus untuk menjaga keamanan mahasiswa.
2.Pada hari peringatan Hari Kemerdekaan, para bayangkara berlatih untuk meningkatkan kemampuan mereka.
3.Dia adalah seorang bayangkara yang telah berjuang melawan teroris selama bertahun-tahun.
4.Dalam upacara peringatan Hari Polisi, para bayangkara mempersembahkan penghormatan kepada para pahlawan.
5.Dalam proses seleksi menjadi bayangkara, kita harus melewati beberapa tahapan yang sulit dan ketat.

📚 Artikel terkait kata "bayangkari"

Mengenal Kata 'bayangkari' - Inspirasi dan Motivasi

Bayangkari: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Bayangkari merupakan kata berasal dari bahasa Sunda yang memiliki makna luas dalam konteks sosial dan historis. Kata ini biasanya digunakan untuk mengacu pada pejabat atau anggota pasukan keamanan yang berwenang. Bayangkari memiliki asal-usul dari kata "bayang" yang berarti "wajah" atau "kepala", dan "kari" yang berarti "pembantu" atau "pegawai". Oleh karena itu, kata bayangkari dapat diartikan sebagai "pegawai kepala" atau "pegawai yang berwenang". Dalam konteks historis, kata bayangkari sering digunakan untuk mengacu pada pejabat tinggi atau pembantu raja. Bayangkari memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia, terutama dalam konteks keamanan dan ketertiban. Mereka bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi negara dari ancaman luar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bayangkari sering digunakan untuk mengacu pada polisi, tentara, atau anggota keamanan lainnya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata bayangkari dalam kalimat yang alami: * Bayangkari telah melakukan penangkapan terhadap pelaku kejahatan yang berani mencuri di jalan raya. * Bayangkari harus siap untuk menghadapi situasi darurat dan membantu warga yang terkena dampak. * Bayangkari berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah yang rawan kejahatan. Dalam budaya Indonesia modern, kata bayangkari memiliki makna yang lebih luas dan kompleks. Mereka tidak hanya bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki peran dalam mengembangkan komunitas dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, kata bayangkari memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.