Arti Kata "bebuyutan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bebuyutan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bebuyutan

be·bu·yut·an a ki turun-temurun (tt permusuhan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bebuyutan"

📝 Contoh Penggunaan kata "bebuyutan" dalam Kalimat

1.Di wilayah timur Indonesia, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang masih memiliki bebuyutan dengan orang-orang dari suku lain.
2.Percobaan perdamaian antar bebuyutan merupakan hal yang sangat kompleks dan membutuhkan waktu lama.
3.Dalam sejarah, para penguasa di masa lalu sering kali menerapkan kebijakan untuk menghilangkan bebuyutan dan membangun kerja sama antar kelompok.
4.Pada masa penjajahan, kolonialis pernah mencoba untuk menghilangkan sifat bebuyutan antar suku di Indonesia.
5.Setelah perang, pemerintah Indonesia bertekad untuk menghilangkan bebuyutan dan membangun keamanan yang stabil.

📚 Artikel terkait kata "bebuyutan"

Mengenal Kata 'bebuyutan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bebuyutan" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata bebuyutan memiliki makna yang sangat spesifik. Kata ini digunakan untuk menyebutkan dua saudara kembar yang memiliki hubungan turun-temurun dan sering kali berada dalam situasi permusuhan secara historis. Dalam konteks sosial, kata bebuyutan sering digunakan untuk menggambarkan konflik antara dua kelompok atau individu yang memiliki keturunan yang sama, tetapi memiliki ketegangan yang kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bebuyutan sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Konflik antara bebuyutan telah berlangsung selama berabad-abad." atau "Hubungan antara bebuyutan masih sangat tegang hingga saat ini." Dalam contoh lain, "Pernikahan bebuyutan membawa damai pada dua keluarga yang telah lama berselisih." Kata bebuyutan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, konflik antara bebuyutan dapat menyebabkan perubahan sosial dan politik yang signifikan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menghargai keturunan dan ketegangan yang ada dalam masyarakat.