Arti Kata "bekel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bekel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bekel

be·kel ark n 1 pamong desa pd zaman dahulu (setingkat di bawah lurah); 2 pengurus sawah milik bangsawan pd masa raja-raja masih memerintah Pulau Jawa;
-- bayangkara kl kepala pasukan pengawal raja zaman Majapahit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bekel"

📝 Contoh Penggunaan kata "bekel" dalam Kalimat

1.Pada zaman dahulu, bekel bertanggung jawab atas pemerintahan di wilayah desa.
2.Kepala bekel di desa kami tidak mengetahui tentang keadaan warga yang membutuhkan bantuan.
3.Dalam novel itu, bekel menjadi tokoh penting yang membantu raja mencapai kekuasaan.
4.Di era Majapahit, bekel adalah salah satu jabatan yang sangat berpengaruh di istana.
5.Kami mengunjungi museum untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah bekel di masa lalu.

📚 Artikel terkait kata "bekel"

Mengenal Kata 'bekel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bekel" - Sejarah dan Makna

Pada zaman dahulu, bekel merupakan seorang pamong desa yang berperan penting dalam pemerintahan desa. Mereka bertanggung jawab dalam mengelola kegiatan sehari-hari di desa, seperti pengelolaan sawah, pengadaan beras, dan lain-lain. Dalam konteks ini, bekel berfungsi sebagai wakil lurah dan memiliki wewenang untuk mengambil keputusan dalam mengelola desa. Dalam sejarah Indonesia, bekel juga digunakan sebagai istilah untuk pengurus sawah milik bangsawan pada masa raja-raja masih memerintah Pulau Jawa. Mereka bertanggung jawab dalam mengelola sawah dan mengumpulkan hasil panen. Dalam konteks ini, bekel memiliki peran penting dalam mengelola sumber daya alam dan memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat. Contoh penggunaan kata bekel dalam kalimat alami adalah: * "Pada zaman Majapahit, bekel berperan penting dalam mengelola kegiatan sehari-hari di desa." * "Sebagai pengurus sawah, bekel bertanggung jawab dalam mengumpulkan hasil panen dan mengelola sumber daya alam." * "Dalam sejarah Indonesia, bekel digunakan sebagai istilah untuk pamong desa pada zaman dahulu." Dalam kehidupan sehari-hari, kata bekel tidak lagi digunakan sebagai istilah resmi dalam pemerintahan desa. Namun, makna dan peran bekel masih relevan dalam mengelola kegiatan sehari-hari dan mengambil keputusan yang tepat. Dalam konteks ini, bekel dapat diartikan sebagai seorang yang bertanggung jawab dalam mengelola dan mengambil keputusan yang tepat dalam kegiatan sehari-hari.