Arti Kata "belatuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belatuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belatuk

be·la·tuk n burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); Picidae (banyak macamnya spt -- batu, -- bawang, Tiga Javanensis, -- lalat, -- hutan);
punggur rebah, -- menumpang mati, pb
bencana yg menimpa orang besar, orang bawahannya turut terkena akibat buruknya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belatuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "belatuk" dalam Kalimat

1.Orang desa mengenal burung belatuk sebagai pengganggu kebun sayuran mereka.
2.Dalam hutan, suara belatuk mengiringi kehidupan liar yang penuh dengan kekacauan.
3.belatuk menjadi simbol keberuntungan bagi beberapa orang yang percaya pada mitosnya.
4.Sang burung belatuk muncul sebagai hantu di cerita rakyat yang mengisahkan kejadian tragis.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, suara belatuk dianggap sebagai tanda datangnya musim panas.

📚 Artikel terkait kata "belatuk"

Mengenal Kata 'belatuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Belatuk" - Burung Pemakan Serangga dengan Suara Menggema

Kata "belatuk" memiliki makna yang luas di dalam bahasa Indonesia. Di sisi satu, "belatuk" adalah nama sebuah jenis burung pemakan serangga yang terkenal dengan kebiasaannya membuat sarang di dalam kayu. Burung ini masuk dalam keluarga Picidae dan memiliki banyak macam, seperti belatuk batu, belatuk bawang, dan belatuk hutan. Mereka dikenal dengan suara menggema yang mereka buat dengan cara mematuki kayu untuk membuat lubang sarang.

Contoh Penggunaan Kata "Belatuk" dalam Kalimat

Kata "belatuk" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan suara burung ini. Contohnya, "Suara belatuk yang menggema di hutan membangunkan saya dari tidur." Atau, "Belatuk yang sedang mematuki kayu membuat bunyi yang sangat keras." Selain itu, kata "belatuk" juga dapat digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan bencana yang menimpa orang besar dan membuat banyak korban. Contoh, "Belatuk menumpang mati menimpa negara setelah gempa bumi besar."

Relevansi Kata "Belatuk" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "belatuk" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Suara belatuk yang menggema dapat menjadi sinyal bahwa ada burung tersebut di sekitar kita. Selain itu, kata "belatuk" juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat. Di Indonesia, kata "belatuk" juga memiliki makna yang lebih luas, seperti bencana yang menimpa banyak orang. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks dari kata "belatuk" untuk menggunakan kata tersebut dengan tepat.