Arti Kata "belendong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belendong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belendong

be·len·dong n beladu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belendong"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "belendong" dalam Kalimat

1.Di pesta pernikahan, dia menyajikan hidangan khas daerahnya yang membuat tamu sangat senang dengan belendong yang lezat.
2.Pada acara festival budaya, belendong menjadi salah satu produk unggulan yang dipamerkan oleh para pengrajin setempat.
3.Saya sangat penasaran dengan resep belendong yang dibuat oleh nenek saya, jadi saya meminta dia untuk berbagi rahasianya.
4.Pada seminar kuliner, narasumber membicarakan tentang cara membuat belendong yang sehat dan bergizi.
5.Di pasar tradisional, belendong menjadi salah satu menu favorit yang disukai oleh banyak orang.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "belendong"

Mengenal Kata 'belendong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "belendong" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Sejarah

Kata "belendong" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti beladu, yaitu keadaan seseorang yang tidak memiliki rumah atau tempat tinggal yang tetap. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Pada masa lalu, belendong sering dijumpai di kalangan masyarakat yang tinggal di pedesaan atau daerah yang jauh dari pusat kota. Mereka sering harus berpindah-pindah tempat tinggal karena alasan-alasan seperti musim tanam, bencana alam, atau perubahan politik. Dalam situasi seperti ini, belendong menjadi istilah yang sangat relevan untuk menggambarkan kondisi hidup mereka.

Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata belendong dalam kalimat yang alami: - "Setelah kebakaran besar, banyak warga yang menjadi belendong dan harus tinggal di tempat sementara." - "Mereka hidup dalam kondisi belendong selama beberapa tahun karena tidak ada rumah yang layak untuk dihuni." - "Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang yang menjadi belendong karena kekurangan rumah yang tersedia di pasar."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata belendong masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Banyak masyarakat yang masih mengalami masalah belendong karena tidak memiliki akses ke rumah yang layak. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti kekurangan sumber daya, biaya tinggi, atau kekurangan infrastruktur yang memadai. Dalam budaya Indonesia modern, belendong masih dianggap sebagai kondisi yang sangat sulit dan membutuhkan bantuan dari masyarakat dan pemerintah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks sejarah dari kata belendong agar kita dapat memberikan bantuan yang efektif kepada mereka yang membutuhkan.