Arti Kata "belentung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belentung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belentung

be·len·tung n katak besar (yg berbunyi "tung, tung")

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belentung"

📝 Contoh Penggunaan kata "belentung" dalam Kalimat

1.Pada malam hari, belentung menggema di hutan rimba yang sunyi.
2.Di taman lanskap ini, belentung menjadi alat musik yang unik.
3.Anak-anak sibuk bermain di tepi danau, tidak peduli dengan belentung yang berderak.
4.Di pagi hari, belentung terdengar jelas di tengah kota yang ramai.
5.Pada tahun-tahun lalu, belentung menjadi simbol kebudayaan masyarakat setempat.

📚 Artikel terkait kata "belentung"

Mengenal Kata 'belentung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Belentung" - Suara Alam yang Menggetarkan Jiwa

Belentung adalah kata yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada malam hari ketika cuaca sedang mendung. Kata ini memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu katak besar yang berbunyi "tung, tung". Namun, sebelumnya, kata belentung memiliki makna yang lebih luas, yaitu suara alam yang menggetarkan jiwa. Dalam konteks ini, belentung bukan saja suara katak, tetapi juga suara angin, air, atau bahkan suara hati yang bergetar.

Contoh penggunaan kata belentung dalam kalimat yang alami adalah:

Setelah hujan turun, belentung yang terdengar dari jauh membuat saya merasa nyaman. Belentung yang kuat dan lembut membuat saya merasa seperti sedang berada di tengah hutan yang damai. Ketika saya sedang berjalan-jalan di sekitar danau, belentung yang terdengar dari air membuat saya merasa seperti sedang berada di tengah kenikmatan alam.

Belentung memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tradisi, belentung dianggap sebagai tanda kehadiran dewa atau roh yang suci. Selain itu, belentung juga digunakan dalam berbagai jenis musik tradisional, seperti gamelan dan keroncong. Dalam konteks ini, belentung bukan saja suara alam, tetapi juga suara hati yang bergetar dan berdzikir kepada Tuhan.