Arti Kata "belot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belot

be·lot /bélot/ v, mem·be·lot v 1 lari (dr pihaknya, golongannya, kaumnya, bangsanya) lalu, memihak kpd musuh: sekalipun kami disiksa, kami tidak akan mau -; 2 cak meninggalkan agamanya (keyakinannya); murtad;
pem·be·lot n orang yg membelot (berkhianat lalu memihak kpd musuh);
pem·be·lot·an n proses, cara, perbuatan membelot

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belot"

📝 Contoh Penggunaan kata "belot" dalam Kalimat

1.Pada masa pemberontakan, banyak orang yang membelot dari pihak mereka sendiri.
2.Kasus membelot di kalangan anggota suku masih menjadi perdebatan di masyarakat.
3.Dia memutuskan membelot dan bergabung dengan lawan yang lebih kuat.
4.Sang pemimpin tidak bisa memungkiri bahwa banyak orang yang membelot dari barisan mereka sendiri.
5.Pembelotan di kalangan mahasiswa masih menjadi masalah yang serius di universitas.

📚 Artikel terkait kata "belot"

Mengenal Kata 'belot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Belot" - Peristiwa Berkhianat dalam Sejarah

Dalam bahasa Indonesia, kata "belot" memiliki makna yang sangat spesifik dan menakutkan. Kata ini berasal dari kata dasar "lot" yang berarti "golongan" atau "kaum". Dalam konteks historis, kata belot merujuk pada peristiwa berkhianat, di mana seorang individu atau kelompok meninggalkan golongan atau agamanya untuk memihak lawan atau musuh. Hal ini seringkali dianggap sebagai kejahatan besar dalam sejarah Indonesia. Contoh Penggunaan Kata Belot dalam Kalimat Kata belot sering digunakan dalam konteks sejarah dan keajaiban. Contohnya, ketika pasukan Belanda menyerang Indonesia pada abad ke-19, banyak orang Indonesia yang membelot dan bergabung dengan pasukan penjajah. Mereka ini kemudian dianggap sebagai "pembelot" yang telah berkhianat terhadap rakyat Indonesia. Dalam konteks lain, kata belot dapat digunakan untuk menggambarkan keputusan yang tidak rasional atau berdasarkan niat buruk. Sebagai contoh, "Dia membelot dari rencana yang telah dibuat bersama teman-temannya untuk meninggalkan pekerjaannya dan mencari pengalaman baru." Relevansi Kata Belot dalam Kehidupan Sehari-hari Meskipun kata belot memiliki asal-usul yang kuno, namun konsepnya masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata belot sering digunakan untuk menggambarkan keputusan yang tidak bijak atau berdasarkan niat egois. Contohnya, ketika seorang anak muda membelot dari tujuan yang telah direncanakan bersama keluarga untuk berburu pengalaman baru dan mencari kehidupan yang lebih berani. Dalam kesimpulan, kata "belot" memiliki makna yang sangat spesifik dan menakutkan dalam bahasa Indonesia. Dari konteks historis hingga kehidupan sehari-hari, kata ini masih relevan dan dapat digunakan untuk menggambarkan keputusan yang tidak rasional atau berdasarkan niat buruk.

Kata yang Mirip

belotong