Arti Kata "benyai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "benyai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

benyai

be·nyai a 1 terlalu lunak (spt nasi yg terlalu banyak airnya atau buah yg hampir busuk); terlalu lembek; 2 ki lelah sekali dan hampir tidak bertenaga; rengsa: si sakit sudah -- tidak kuasa duduk lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "benyai"

📝 Contoh Penggunaan kata "benyai" dalam Kalimat

1.Pengusaha menanyakan apakah nasi yang dibuat sudah benyai, karena terlalu banyak airnya.
2.Saya merasa benyai setelah berolahraga terlalu keras dan tidak bisa bergerak lagi.
3.Buah yang sudah benyai dan hampir busuk tidak boleh dimakan.
4.Pendidik harus sabar mengajar anak-anak yang benyai dan tidak fokus.
5.Setelah bekerja selama 12 jam, aku benyai dan tidak bisa melanjutkan pekerjaan lagi hari itu.

📚 Artikel terkait kata "benyai"

Mengenal Kata 'benyai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "benyai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "benyai" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sesuatu yang terlalu lunak atau lembek. Dalam konteks historis, kata ini mungkin berasal dari kebiasaan masyarakat pedalaman Indonesia, yang sering kali menggunakan istilah ini untuk menggambarkan jenis makanan yang tidak matang atau sudah busuk. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak stabil atau tidak kuat.

Contoh Penggunaan Kata "benyai" dalam Kalimat

Penggunaan kata "benyai" dalam kalimat sering kali dapat membuat kita lebih sadar tentang kondisi atau situasi yang sedang dialami. Contoh-contoh penggunaan kata "benyai" dalam kalimat adalah sebagai berikut: - "Nasi yang terlalu banyak airnya membuatnya terlalu benyai dan tidak enak dimakan." - "Buah yang hampir busuk membuatnya terlalu benyai dan tidak layak dimakan." - "Setelah sakit, saya merasa benyai dan tidak kuasa duduk lagi."

Relevansi Kata "benyai" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "benyai" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak stabil atau tidak kuat. Contohnya, ketika kita merasa benyai karena sakit, kita tidak memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas yang biasanya kita lakukan sebelumnya. Dalam konteks ini, kata "benyai" digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak stabil atau tidak kuat. Dalam kesimpulan, kata "benyai" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dari penggunaan kata "benyai" dalam kalimat, kita dapat melihat betapa pentingnya kata ini dalam kehidupan sehari-hari.