Arti Kata "berkelium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berkelium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berkelium

ber·ke·li·um /berkélium/ n Kim logam radioaktif yg tidak terdapat dl alam; unsur dng nomor atom 97, berlambang Bk, dan berbobot atom 249

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berkelium"

📝 Contoh Penggunaan kata "berkelium" dalam Kalimat

1.Dalam penelitian nuklir, ilmuwan menggunakan berkelium untuk sintesis elementarium baru.
2.Peneliti menemukan bahwa berkelium memiliki kemampuan menghasilkan radiasi yang sangat tinggi.
3.Dalam industri nuklir, berkelium digunakan sebagai sumber energi yang sangat potensial.
4.Pada tahun 1940-an, berkelium pertama kali ditemukan oleh ilmuwan Amerika Serikat.
5.Dalam bidang kedokteran, berkelium digunakan untuk pengobatan beberapa jenis kanker yang sulit diatasi.

📚 Artikel terkait kata "berkelium"

Mengenal Kata 'berkelium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berkelium" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berkelium" mungkin tidak terdengar akrab bagi kalangan awam, tetapi bagi kalangan sains dan ilmu pengetahuan, kata ini merupakan simbol dari penemuan bersejarah. Berkelium adalah sebuah elemen kimia yang memiliki nomor atom 97 dan lambang Bk. Elemen ini ditemukan pada tahun 1949 oleh sekelompok ilmuwan Amerika Serikat, yang kemudian dikenal sebagai "berkelium". Pada awalnya, berkelium dihasilkan melalui reaksi nuklir yang kompleks, dan pada saat itu, elemen ini dianggap sebagai simbol kekuatan ilmiah. Namun, seiring waktu, berkelium mulai digunakan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti fisika dan kimia. Elemen ini dikenal karena sifat radioaktifnya yang tinggi dan kemampuan untuk menghasilkan energi yang besar. Berkelium juga memiliki beberapa aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, berkelium digunakan dalam pengembangan bahan bakar nuklir, yang digunakan untuk menghasilkan listrik. Selain itu, berkelium juga digunakan dalam pengembangan teknologi medis, seperti pengobatan kanker. Dalam beberapa tahun terakhir, berkelium juga digunakan dalam pengembangan teknologi yang lebih canggih, seperti pengembangan bahan yang dapat digunakan sebagai bahan bakar nuklir yang lebih aman dan efisien. Dalam budaya Indonesia modern, berkelium mungkin tidak terdengar akrab, tetapi elemen ini memiliki dampak yang signifikan dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Berkelium merupakan simbol dari kemajuan dan inovasi, dan elemen ini akan terus berperan penting dalam pengembangan teknologi yang lebih canggih di masa depan.