Arti Kata "berongsang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berongsang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berongsang

be·rong·sang Mk, mem·be·rong·sang v marah-marah; meradang: perempuan itu - krn merasa dihina

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berongsang"

📝 Contoh Penggunaan kata "berongsang" dalam Kalimat

1.Perempuan itu berangsang ketika mendengar kata-kata kasar dari laki-laki itu.
2.Ketika mendengar berita buruk, ibu berangsang dan langsung menghubungi anaknya.
3.Dalam drama, tokoh utama berangsang setelah mengetahui kabar tentang kehilangan temannya.
4.Ibu guru berangsang ketika melihat muridnya berperilaku tidak sopan di depan kelas.
5.Dalam novel itu, protagonis berangsang setelah menemukan rahasia terbesar di kehidupannya.

📚 Artikel terkait kata "berongsang"

Mengenal Kata 'berongsang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berongsang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berongsang" memiliki makna umum yang terkait dengan perasaan marah atau meradang. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan perempuan yang merasa dihina atau diperlakukan tidak adil. Dalam masyarakat Jawa, kata "berongsang" juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu marah-marah atau meradang karena merasa teraniaya. Kata "berongsang" memiliki banyak variasi penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "perempuan itu berongsang karena merasa dihina oleh suaminya" atau "kita semua berongsang ketika mendengar berita tentang korupsi yang melibatkan pejabat tinggi". Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan marah atau meradang yang dialami oleh individu atau kelompok tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "berongsang" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam budaya Indonesia modern, perempuan yang berongsang karena merasa dihina atau diperlakukan tidak adil sering kali menjadi simbol perlawanan terhadap diskriminasi dan keadilan gender. Selain itu, kata "berongsang" juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan marah atau meradang yang dialami oleh individu atau kelompok tertentu karena merasa teraniaya atau diperlakukan tidak adil.