Arti Kata "bersenggolan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bersenggolan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bersenggolan

ber.seng.gol.an bersentuhan; bersinggungan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bersenggolan"

📝 Contoh Penggunaan kata "bersenggolan" dalam Kalimat

1.Di ruang kelas, murid-murid berada di dekat satu sama lain dan bersenggolan sambil berdiskusi.
2.Ketika mengendarai sepeda, pengendara harus berhati-hati untuk tidak bersenggolan dengan pengendara lain.
3.Pengalaman hidup yang berbeda-beda seringkali membuat individu bersenggolan dengan orang lain yang memiliki latar belakang yang berbeda.
4.Saat memasuki ruang kerja, kita harus bersenggolan dengan rekan kerja untuk mencapai tujuan bersama.
5.Dalam situasi politik, negara-negara besar seringkali bersenggolan dengan kepentingan negara lain untuk mencapai kekuasaan.

📚 Artikel terkait kata "bersenggolan"

Mengenal Kata 'bersenggolan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bersenggolan" dalam Bahasa Indonesia

Kata "bersenggolan" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi di mana dua atau lebih benda atau objek saling bersentuhan atau bersinggungan. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa pada abad ke-19 yang sering bersentuhan dengan tradisi dan adat istiadat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bersenggolan" masih digunakan dengan frekuensi yang cukup tinggi. Misalnya, ketika kita melihat dua buah mobil berbentuk sederhana mengalami tabrakan ringan di jalan raya, kita dapat mengatakan bahwa dua mobil tersebut bersenggolan. Atau, ketika kita melihat dua orang teman yang sedang berbicara di dekat sungai, kita dapat mengatakan bahwa mereka sedang bersenggolan dengan pemandangan alam yang indah. Kata "bersenggolan" juga memiliki relevansi yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari kita. Misalnya, ketika kita sedang berjalan di jalan raya dan melihat sebuah mobil yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi, kita harus bersenggolan dengan kesadaran untuk tidak terjebak dalam situasi tersebut. Atau, ketika kita sedang berbicara dengan orang lain dan mendengar suara yang tidak terduga, kita harus bersenggolan dengan kemungkinan bahwa suara tersebut dapat mengganggu percakapan kita. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bersenggolan" masih digunakan dengan cara yang sangat natural dan alami.