Arti Kata "berwakaf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berwakaf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berwakaf

ber.wa.kaf Verba (kata kerja) memberikan wakaf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berwakaf"

📝 Contoh Penggunaan kata "berwakaf" dalam Kalimat

1.Wakil Ketua Yayasan tersebut mengatakan bahwa organisasi tersebut akan berwakaf sebagian dari asetnya untuk membantu korban bencana.
2.Bapak Ali berwakaf tanah keluarganya untuk dibangun menjadi sekolah gratis bagi anak-anak miskin.
3.Dia memiliki keinginan yang kuat untuk berwakaf harta bendanya kepada yayasan sosial untuk membantu mereka yang membutuhkan.
4.Dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-60, Bapak Ahmad berwakaf sebagian harta bendanya kepada organisasi yang membantu korban penyakit.
5.Pemerintah lokal berwakaf tanah yang dimiliki oleh negara untuk dibangun menjadi taman umum yang dapat dinikmati oleh warga.

📚 Artikel terkait kata "berwakaf"

Mengenal Kata 'berwakaf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berwakaf" - Inspirasi untuk Berbagi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "berwakaf" memiliki makna yang sangat kaya dan signifikan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti **ber.wa.kaf**, yaitu memberikan **wakaf** atau harta benda yang telah dimilikinya kepada orang lain atau organisasi untuk kepentingan umum. Sejarahnya, **berwakaf** telah menjadi tradisi yang penting dalam masyarakat Islam di Indonesia, sebagai cara berbagi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penggunaan dalam Kalimat

Banyak contoh penggunaan kata **berwakaf** dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Ibu saya **berwakaf** tanahnya kepada yayasan pendidikan" atau "Saya memutuskan untuk **berwakaf** sebagian hartanya kepada organisasi lingkungan". Dalam kedua contoh ini, kata **berwakaf** digunakan untuk menggambarkan tindakan seseorang yang berbagi harta benda mereka untuk kepentingan umum.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **berwakaf** memiliki relevansi yang sangat luas dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Banyak orang yang **berwakaf** harta benda mereka untuk mendukung kegiatan sosial, pendidikan, dan lingkungan. Dengan demikian, kata **berwakaf** juga terkait dengan nilai-nilai seperti **kebajikan**, **kepedulian**, dan **kesetaraan**. Dalam konteks modern, **berwakaf** juga dapat diartikan sebagai cara berbagi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk melakukan tindakan yang positif.