Arti Kata "berwarung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berwarung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berwarung

ber.wa.rung Verba (kata kerja) mengusahakan warung; berkedai; berlepau: ibu itu hidupnya dari berwarung nasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berwarung"

📝 Contoh Penggunaan kata "berwarung" dalam Kalimat

1.Ibu mereka berwarung nasi di depan rumahnya setiap hari.
2.Dia memutuskan untuk berwarung makanan ringan di sekolah.
3.Dalam kisahnya, sang pahlawan berwarung di hutan untuk mendapatkan makanan.
4.Pada pagi itu, dia berwarung buah di pasar untuk membantu kebutuhan keluarganya.
5.Dia memutuskan berwarung makanan ringan di dekat tempat kerjanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "berwarung"

Mengenal Kata 'berwarung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berwarung" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berwarung" memiliki makna yang sangat luas dan bermakna dalam konteks ekonomi dan kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam arti resmi, "berwarung" berarti mengusahakan warung, berkedai, atau berlepau. Ini berarti bahwa seseorang yang berwarung biasanya memiliki kegiatan ekonomi sendiri, seperti menjual makanan, minuman, atau barang-barang lainnya. Dalam sejarah, warung atau kedai seringkali menjadi tempat yang strategis untuk berjualan dan berdagang. Orang-orang seringkali membuka warung di dekat pasar, jalan raya, atau tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang. Dengan demikian, mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan pendapatan. Contohnya, "Ibu itu hidupnya dari berwarung nasi" atau "Dia membuka warung di dekat stasiun kereta untuk menjangkau lebih banyak pelanggan". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "berwarung" masih sangat relevan. Banyak orang yang membuka warung atau kedai untuk meningkatkan pendapatan dan mencapai keberhasilan dalam bisnis. Selain itu, warung juga menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul dan berdiskusi dengan orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, warung seringkali menjadi bagian dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, kata "berwarung" tetap memiliki makna yang kuat dan inspiratif dalam konteks ini.