Arti Kata "bilakmata" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bilakmata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
bilakmata
bi·lak·ma·ta n pohon maja; Aegle marmelos
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bilakmata"
📝 Contoh Penggunaan kata "bilakmata" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "bilakmata"
Mengenal Kata 'bilakmata' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "bilakmata" - Pohon yang Beragam Manfaat
Bilakmata (Aegle marmelos) adalah pohon yang telah lama digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak zaman kuno. Pohon ini memiliki nama ilmiah Aegle marmelos dan termasuk dalam keluarga Rutaceae. Dalam bahasa Inggris, bilakmata juga dikenal sebagai beleric atau wood apple.
Pohon bilakmata memiliki banyak manfaat, baik dari segi kuliner, obat tradisional, maupun sumber daya lainnya. Bagian buah bilakmata yang telah matang dapat dimakan langsung atau dimanfaatkan sebagai sumber minyak goreng. Sementara itu, kulit buah bilakmata dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai jenis penyakit.
Contoh penggunaan kata bilakmata dalam kalimat yang alami adalah "Pengrajin kayu menggunakan kayu bilakmata untuk membuat perabotan rumah tangga." Atau "Buah bilakmata yang telah matang dapat dimakan sebagai camilan ringan." Dari contoh-contoh tersebut, terlihat bahwa bilakmata memiliki nilai ekonomis dan gizi yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
Dalam kehidupan sehari-hari, bilakmata juga memiliki relevansi dalam kebudayaan Indonesia. Pohon ini sering digunakan sebagai simbol kehidupan dan keberlanjutan. Bahkan, dalam beberapa upacara adat, bilakmata digunakan sebagai hadiah atau simbol keberuntungan. Dengan demikian, pohon bilakmata tidak hanya memiliki manfaat ekonomis, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi.
Dalam kesimpulan, bilakmata adalah pohon yang memiliki banyak manfaat dan nilai ekonomis yang tinggi. Pohon ini telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak zaman kuno dan masih digunakan hingga saat ini. Oleh karena itu, penting untuk melestarikan pohon bilakmata dan mengembangkan budaya penggunaannya agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.