Arti Kata "bonar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bonar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bonar

bo·nar n gencatan senjata (di Tapanuli)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bonar"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "bonar" dalam Kalimat

1.Pada abad ke-19, pemerintah kolonial Belanda menandatangani bonar dengan suku Batak untuk menghentikan perang.
2.Perjanjian bonar ditandatangani oleh para pemimpin setempat untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama.
3.Kerajaan Batak memiliki tradisi memperoleh bonar dari musuh untuk menghentikan peperangan.
4.Suku Batak memiliki bahasa khusus untuk mengungkapkan bonar, yaitu dengan menutup mata sebagai tanda hormat.
5.Pada perayaan budaya suku Batak, bonar masih dilakukan sebagai tanda persatuan dan kesatuan.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "bonar"

Mengenal Kata 'bonar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bonar" - Gencatan Senjata yang Bersejarah

Kata "bonar" memiliki makna yang unik dan bersejarah dalam konteks Tapanuli, Sumatra Utara. Secara resmi, bonar didefinisikan sebagai gencatan senjata yang dipraktikkan di daerah tersebut. Konsep ini berkembang sebagai upaya untuk membantu menyelesaikan konflik dan meningkatkan perdamaian di antara masyarakat setempat. Dalam konteks sejarah, bonar memiliki peran penting dalam membantu mengakhiri konflik yang dahulu melanda Tapanuli. Dengan meminta gencatan senjata, pihak-pihak yang berselisih dapat melakukan dialog dan mencari jalan tengah untuk mengatasi perbedaan mereka. Dengan demikian, bonar tidak hanya sebagai istilah, tapi juga sebagai simbol perdamaian dan kesepakatan. Contoh penggunaan kata bonar dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa situasi. Misalnya, "Komisi penyelesaian konflik menggunakan metode bonar untuk membantu menyelesaikan pertikaian di Tapanuli." Dalam kalimat ini, bonar digunakan untuk menjelaskan metode yang digunakan untuk menyelesaikan konflik. Selain itu, "Pemerintah daerah meminta masyarakat untuk melakukan bonar dengan lawan mereka" adalah contoh lain penggunaan kata bonar dalam situasi yang lebih konkret. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep bonar masih relevan dan dapat dipraktikkan dalam situasi-situasi yang berbeda. Misalnya, dalam situasi konflik di tempat kerja atau dalam hubungan interpersonal, bonar dapat digunakan sebagai metode untuk menyelesaikan perbedaan dan meningkatkan komunikasi. Dengan demikian, bonar bukan hanya sebagai istilah sejarah, tapi juga sebagai inspirasi untuk membangun perdamaian dan kesepakatan di mana pun kita berada.