Arti Kata "bopok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bopok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bopok

bo·pok a cak 1 rusak; tidak terpakai lagi; 2 lemah sekali (tt badan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bopok"

📝 Contoh Penggunaan kata "bopok" dalam Kalimat

1.Buku teks yang sudah rusak itu tidak bisa digunakan lagi karena sudah bopok.
2.Saya terpaksa membuang barang bopok tersebut karena sudah tidak terpakai lagi di rumah.
3.Pada masa lalu, peradaban kuno yang sudah bopok dan lemah seringkali menjadi korban penaklukan oleh peradaban lain.
4.Peserta lomba harus memiliki fisik yang kuat dan tidak bopok untuk mengikuti kompetisi olahraga tersebut.
5.Setelah kecelakaan itu, kaki saya bopok dan sulit digerakkan, terpaksa beristirahat beberapa hari.

📚 Artikel terkait kata "bopok"

Mengenal Kata 'bopok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bopok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata bopok sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apa saja makna yang terkait dengan kata ini? Bopok dapat diartikan sebagai "rusak; tidak terpakai lagi" atau "lemah sekali" dalam konteks badan. Kata ini memiliki sejarah yang kaya dan telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak lama. Dalam konteks historis, kata bopok memiliki makna yang sangat spesifik. Pada zaman dulu, bopok adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan benda yang rusak atau tidak terpakai lagi. Misalnya, seseorang mungkin akan mengatakan bahwa "baju ini bopok" jika baju tersebut sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Dengan demikian, kata bopok menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan untuk menggambarkan kondisi benda yang rusak atau tidak terpakai lagi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bopok masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang mungkin akan mengatakan bahwa "dia bopok karena sakit" jika seseorang merasa lemah atau tidak sehat. Atau, seseorang mungkin akan mengatakan bahwa "buku ini bopok" jika buku tersebut sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Dengan demikian, kata bopok menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang atau benda yang rusak atau tidak terpakai lagi.

Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Kata "bopok", Konteks Historis

Dalam budaya Indonesia modern, kata bopok masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam lagu atau puisi, kata bopok dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang atau benda yang rusak atau tidak terpakai lagi. Dengan demikian, kata bopok menjadi bagian dari karya seni yang digunakan untuk menggambarkan kondisi yang kompleks. Dalam kesimpulan, kata bopok memiliki makna yang sangat spesifik dan telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak lama. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bopok masih digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam lagu atau puisi. Dengan demikian, kata bopok menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan untuk menggambarkan kondisi yang kompleks.