Arti Kata "bubung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bubung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bubung

1bu·bung a penuh sekali (sampai melewati bibir tabung)

2bu·bung n 1 puncak rumah; 2 balok pd puncak rumah; 3 deretan genting dsb pd puncak rumah;
bu·bung·an n bubung

3bu·bung, mem·bu·bung v 1 naik; menaik; 2 mengepul ke atas (tt asap dsb); 3 makin mahal (tt harga); 4 makin tinggi (tt cita-cita);
mem·bu·bung·kan v menaikkan (menerbangkan) tinggi-tinggi;
mem·per·bu·bung·kan v membubungkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bubung"

📝 Contoh Penggunaan kata "bubung" dalam Kalimat

1.Toko air minum mengeluarkan instruksi untuk mengisi botol hingga bubung, tidak boleh melebihi itu.
2.Pada hari H, saya harus mengisi bensin hingga bubung di tangki mobil.
3.Saya harus berhati-hati dalam mengisi oli karena tidak boleh sampai bubung, nanti mesin mobil rusak.
4.bubung adalah kondisi ideal untuk memulai latihan mengeja pada anak-anak di sekolah.
5.Dalam upacara pernikahan, air di ember harus hingga bubung, menandakan kebahagiaan dan keberkahan.

📚 Artikel terkait kata "bubung"

Mengenal Kata 'bubung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bubung" - Makna dan Contoh Penggunaan

Kata "bubung" mungkin masih asing bagi sebagian orang, tetapi dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna yang spesifik. Menurut KBBI, bubung adalah kondisi ketika sesuatu tertumpuk penuh (sampai melewati bibir tabung). Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan kondisi tertentu dalam proses produksi atau pengolahan bahan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bubung dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Air dalam botol telah bubung dan tidak dapat diminum lagi." Atau, "Keranjang sudah bubung dengan buah-buahan yang baru saja dibeli." Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata bubung digunakan untuk menggambarkan kondisi tertumpuk atau penuh. Dalam budaya Indonesia modern, kata bubung masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, ketika kita menghadapi masalah yang bubung dan tidak dapat diatasi dengan mudah. Dalam konteks ini, kata bubung digunakan untuk menggambarkan kondisi yang kompleks dan memerlukan solusi yang lebih efektif. Selain itu, kata bubung juga dapat digunakan dalam konteks ekonomi, seperti ketika suatu industri mengalami peningkatan produksi yang bubung dan memerlukan pengembangan infrastruktur yang lebih baik.