Arti Kata "bundung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bundung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bundung

bun·dung n penyakit bengkak pd leher (tt binatang ternak)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bundung"

📝 Contoh Penggunaan kata "bundung" dalam Kalimat

1.Dalam peternakan sapi, penyakit bundung sering mengganggu produksi susu.
2.Kami harus waspada terhadap gejala bundung pada sapi betina yang kami pelihara.
3.Penyakit bundung pada sapi ternak dapat diatasi dengan perawatan yang tepat.
4.Sang dokter hewan kemudian memberikan obat untuk mengobati penyakit bundung pada sapi.
5.Penyakit bundung merupakan salah satu ancaman bagi keselamatan kesehatan binatang ternak.

📚 Artikel terkait kata "bundung"

Mengenal Kata 'bundung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bundung" dalam Bahasa Indonesia

Kata "bundung" seringkali tidak diketahui oleh banyak orang, tetapi sebenarnya kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, bundung didefinisikan sebagai penyakit bengkak pada leher pada hewan ternak. Kata ini memiliki asal-usul yang menarik dan memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari.

Asal-usul Kata "bundung"

Kata "bundung" berasal dari bahasa Melayu, di mana kata ini digunakan untuk menggambarkan penyakit bengkak pada leher pada hewan ternak. Kata ini kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia dan menjadi bagian dari kamus bahasa Indonesia. Dalam sejarah, kata "bundung" digunakan oleh peternak untuk menggambarkan kondisi hewan ternak yang menderita penyakit ini.

Contoh Penggunaan Kata "bundung"

Kata "bundung" seringkali digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Saya harus membawa hewan sapi ke dokter karena menderita penyakit bundung". Atau, "Penyakit bundung sangat umum pada hewan ternak di pedesaan". Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata "bundung" digunakan untuk menggambarkan kondisi hewan ternak yang menderita penyakit bengkak pada leher.

Relevansi Kata "bundung" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "bundung" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada peternakan. Peternak harus memahami gejala-gejala penyakit bundung pada hewan ternak dan mengambil tindakan segera untuk mengobatinya. Dalam budaya Indonesia, kata "bundung" seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari, khususnya pada kalangan peternak.