Arti Kata "buntung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "buntung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

buntung

bun·tung a 1 putus (terpotong dsb) tt kaki, tangan, ekor, dsb; kutung: kaki --; kemeja --; 2 cak merugi; celaka: hendak beruntung menjadi --;
mem·bun·tung·kan v menjadikan buntung; memotong (tt kaki, ekor, lengan, baju, dsb);
ke·bun·tung·an n hal (keadaan) buntung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "buntung"

📝 Contoh Penggunaan kata "buntung" dalam Kalimat

1.Pengrajin tukang kayu harus berhati-hati agar tidak membuat kaki kursi buntung saat memotong kayu. Di daerah pedalaman, banyak warga yang menjadi buntung karena terjatuh dari atas tangga.

📚 Artikel terkait kata "buntung"

Mengenal Kata 'buntung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "buntung" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "buntung" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang telah putus atau terpotong, baik itu kaki, tangan, ekor, atau bahkan baju. Istilah ini juga sering digunakan dalam konteks sosial, seperti ketika seseorang mengalami kegagalan atau kehilangan. Dalam sejarah, kata "buntung" telah digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam sastra dan puisi. Misalnya, dalam puisi "Hikayat Seri Rama", kata "buntung" digunakan untuk menggambarkan keadaan Rama yang telah kehilangan istrinya. Dalam konteks ini, kata "buntung" memiliki makna yang lebih dalam, menggambarkan kesedihan dan kehilangan yang dialami oleh Rama. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "buntung" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang mengalami cedera dan harus memotong kaki mereka untuk menyelamatkan nyawa. Dalam kasus ini, kata "buntung" memiliki makna yang sangat penting, menggambarkan keadaan darurat dan kebutuhan untuk bertindak cepat. Selain itu, kata "buntung" juga digunakan dalam konteks ekonomi, seperti ketika perusahaan mengalami kerugian dan harus memotong biaya untuk tetap bertahan.

Contoh Penggunaan Kata "buntung"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "buntung" dalam kalimat yang alami: * "Kaki saya terluka dan harus dibuntung untuk menyelamatkan nyawa saya." * "Perusahaan kami mengalami kerugian besar dan harus dibuntung untuk tetap bertahan." * "Saya tidak ingin menjadi buntung dan harus mencari pekerjaan baru."

Relevansi Kata "buntung" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "buntung" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, kata "buntung" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan darurat, kehilangan, atau kerugian. Dalam beberapa kasus, kata "buntung" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang lebih dalam, seperti kesedihan atau kehilangan yang dialami oleh seseorang. Oleh karena itu, kata "buntung" merupakan kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, dan dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan keadaan yang kompleks.