Arti Kata "cakur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cakur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cakur

ca·kur ? cekur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cakur"

📝 Contoh Penggunaan kata "cakur" dalam Kalimat

1.Pada hari libur, ibu saya mencuci cakur di halaman rumah untuk membuat kompos.
2.Profesor mengajarkan mahasiswa bagaimana cara mengidentifikasi cakur yang masih bisa digunakan dalam obat herbal.
3.Pada musim hujan, cakur di taman kota berwarna hijau dan menyebar ke jalan-jalan sekitarnya.
4.Dokter menyarankan pasien untuk mengkonsumsi jus cakur untuk meningkatkan imun tubuh.
5.Pada perayaan hari kemerdekaan, para seniman menggunakan bunga cakur sebagai dekorasi di lapangan merah.

📚 Artikel terkait kata "cakur"

Mengenal Kata 'cakur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cakur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cakur" memiliki makna umum sebagai cakar atau cekur, yaitu bagian yang paling keras dan tajam pada kuku hewan, terutama binatang pemangsa. Dalam konteks historis dan sosial, kata cakur telah digunakan untuk menggambarkan kekuatan dan kemampuan hewan tersebut untuk menangkap mangsa. Dalam beberapa budaya, kata cakur juga dianggap sebagai simbol kekuatan, keberanian, dan kemampuan untuk melawan keadaan sulit. Dalam kehidupan sehari-hari, kata cakur sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Seekor cakur tajam dapat menangkap mangsa dengan cepat." Dalam kalimat ini, kata cakur digunakan untuk menggambarkan kekuatan dan kemampuan hewan tersebut. Contoh lain, "Hewan dengan cakur yang tajam dapat melindungi diri dari predator." Dalam kalimat ini, kata cakur digunakan untuk menggambarkan keamanan dan perlindungan yang diberikan oleh hewan tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, kata cakur juga memiliki relevansi yang signifikan. Dalam banyak kesempatan, kata cakur digunakan sebagai simbol kekuatan dan kemampuan untuk melawan keadaan sulit. Misalnya, seseorang yang memiliki cakur yang kuat dan tajam dianggap memiliki kemampuan untuk menangani masalah dengan efektif. Dalam beberapa konteks, kata cakur juga digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan diri sendiri. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata cakur dalam kehidupan sehari-hari.