Arti Kata "catek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "catek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

catek

ca·tek /caték/ v, men·ca·tek v 1 Jk memagut (tt ular); 2 Jw menggigit (tt anjing)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "catek"

📝 Contoh Penggunaan kata "catek" dalam Kalimat

1.Anak melihat ular yang mencaek kakinya, maka ia langsung berlari.
2.Dokter harus mencaek pergelangan tangan pasien untuk memeriksa adanya gejala penyakit.
3.Pada malam itu, anjing besar itu mencaek leher seekor anak kecil yang sedang bermain di luar.
4.Ibukota mencabut beberapa peraturan yang tidak lagi efektif sejak tahun lalu dan berhenti mencaek peraturan yang sudah usang.
5.Dalam kehidupan liar, hewan liar seperti ular dan kucing bisa mencaek lawan mereka untuk bertahan hidup.

📚 Artikel terkait kata "catek"

Mengenal Kata 'catek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Catek" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata catek memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata "catek" berarti memagut atau menggigit, biasanya digunakan untuk menggambarkan tindakan serangga seperti ular atau hewan lainnya. Namun, dalam konteks sehari-hari, kata "catek" juga digunakan dalam beberapa kasus lainnya.

Contoh Penggunaan Kata "Catek" dalam Kalimat Alami

Banyak orang tahu bahwa kata "catek" digunakan untuk menggambarkan tindakan serangga yang berbahaya. Contohnya, "Anjing itu catek seekor ular yang bersembunyi di balik batu." Atau, "Kami harus berhati-hati jika kita berjalan di hutan karena ada ular yang siap catek." Selain itu, kata "catek" juga digunakan dalam konteks yang lebih umum, seperti "Anjing itu catek tangan saya ketika saya mencoba memberinya makan."

Relevansi Kata "Catek" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "catek" juga memainkan peran penting dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kesempatan, kata "catek" digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan keadaan yang tidak nyaman atau berbahaya. Misalnya, "Saya merasa seperti catek ular ketika saya mendengar berita buruk itu." Dalam beberapa kesempatan, kata "catek" juga digunakan dalam konteks humor atau lucu, seperti "Saya catek seekor kupu-kupu yang terjatuh ke dalam kopi saya."