Arti Kata "cekel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cekel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cekel

1ce·kel /cékél/ n lembing yg kecil

2ce·kel /cékél/ a kikir; bakhil; pelit;
-- berhabis, lapuk berteduh, pb terlampau kikir itu tidak berfaedah sebab akhirnya harta kekayaan itu akan habis juga

3ce·kel /cékél/ Jw n cantrik (murid pendeta)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cekel"

📝 Contoh Penggunaan kata "cekel" dalam Kalimat

1.Pada zaman dahulu, lembah itu dipenuhi dengan banyak cekel yang ditinggal oleh para petani.
2.Para pelajar tidak boleh membawa cekel ke dalam kelas karena dapat mengganggu proses belajar.
3.Dia memilih cekel yang paling tajam untuk digunakan dalam latihan olahraga.
4.Pada festival tahunan, anak-anak akan berlari menghampiri petugas untuk dapat meminjam cekel.
5.Para suku asli menggunakan cekel sebagai senjata tradisional dalam pertempuran kuno.

📚 Artikel terkait kata "cekel"

Mengenal Kata 'cekel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cekel" - Lembing Tradisional Indonesia

Cekel adalah salah satu senjata tradisional Indonesia yang memiliki makna yang unik. Cekel sebenarnya adalah lembing yang kecil, dirancang untuk digunakan dalam pertempuran jarak dekat. Senjata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan oleh masyarakat Indonesia selama berabad-abad. Pada masa lalu, cekel sering digunakan dalam pertempuran antar suku atau antar negara. Senjata ini dipilih karena kecepatan dan akurasi yang tinggi, membuatnya sangat efektif dalam pertempuran jarak dekat. Namun, dengan berkembangnya teknologi dan senjata modern, penggunaan cekel dalam pertempuran semakin jarang terjadi. Tapi, cekel masih memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Banyak komunitas yang masih melestarikan tradisi membuat cekel sebagai bagian dari upacara adat atau kegiatan budaya. Selain itu, cekel juga digunakan sebagai senjata dalam pertunjukan seni atau olahraga tradisional. Dalam kehidupan sehari-hari, cekel tidak hanya digunakan sebagai senjata, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Banyak masyarakat Indonesia yang menganggap cekel sebagai simbol identitas budaya yang kuat dan kaya. Dalam beberapa tahun terakhir, cekel telah menjadi topik perbincangan di kalangan pengusaha dan desainer senjata. Mereka berusaha mengembangkan cekel menjadi senjata yang lebih modern dan efektif, sambil tetap melestarikan tradisi dan identitas budaya yang khas.