Arti Kata "cengis-cengis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cengis-cengis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cengis-cengis

ce·ngis-ce·ngis a dl keadaan malu-malu;
men·ce·ngis-ce·ngis v bersikap malu-malu (bingung, gugup): ia ~ krn tidak tahu apa yg harus diperbuatnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cengis-cengis"

📝 Contoh Penggunaan kata "cengis-cengis" dalam Kalimat

1.Dalam situasi formal, dia menunjukkan cengis-cengis ketika harus memberikan laporan kepada bosnya.
2.Siswa di kelas itu menunjukkan cengis-cengis ketika harus menghadapi penilaiannya harian.
3.Pada malam sebelum ujian, dia tampaknya sedang cengis-cengis karena tidak tahu jawaban soalannya.
4.Ia cengis-cengis karena harus memperkenalkan dirinya di depan para tamu yang berduit.
5.Di pagi hari, dia tampak menunjukkan cengis-cengis ketika harus berbicara di depan kelas.

📚 Artikel terkait kata "cengis-cengis"

Mengenal Kata 'cengis-cengis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cengis-Cengis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cengis-cengis" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan perasaan malu-malu atau gugup. Dalam arti resmi, kata ini berarti "ce·ngis-ce·ngis a dl keadaan malu-malu; me·ce·ngis-ce·ngis v bersikap malu-malu (bingung, gugup)". Kata ini memiliki histori sosial yang menarik, karena sering digunakan dalam konteks percakapan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Kata "Cengis-Cengis" dalam Kalimat

Kata "cengis-cengis" sering digunakan dalam situasi yang membuat seseorang malu-malu atau gugup. Contoh penggunaannya adalah: "Ia merasa cengis-cengis ketika harus menyampaikan pidatonya di depan audiens besar". "Dia cengis-cengis karena tidak tahu apa yang harus diperbuatnya dalam situasi seperti itu". "Ketika mencoba memulai bisnis baru, ia merasa cengis-cengis karena takut gagal".

Relevansi Kata "Cengis-Cengis" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "cengis-cengis" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang membuat seseorang merasa malu-malu atau gugup. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks percakapan sehari-hari, seperti dalam situasi yang membuat seseorang merasa tidak nyaman atau tidak tahu apa yang harus diperbuatnya. Dengan memahami makna dan konteks penggunaan kata "cengis-cengis", kita dapat lebih memahami perasaan dan emosi seseorang dalam situasi-situasi tersebut.