Arti Kata "cium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cium

ci·um v, ber·ci·um·an v 1 saling melekatkan bibir atau hidung; 2 bersentuhan antara bagian depan dua benda: bus itu ~ dng truk;
men·ci·um v 1 menangkap bau dng hidung; membau: ~ bau bangkai dl onggokan sampah; 2 menghirup sesuatu dng hidung untuk mengetahui baunya: ada binatang yg selalu ~ apa yg akan dimakannya; 3 melekatkan hidung pd sesuatu (spt pipi, tangan, kening) serta menghirupnya: ia pun berlutut sambil ~ tangan orang tuanya; 4 ki mendapat endusan (kabar, keterangan, dsb); mengetahui (gelagat dsb): ~ adanya pemberontakan; 5 ki mencari keterangan dsb; mengusut; 6 cak menabrak; membentur; menubruk: mobil itu ~ gerobak;
~ jejak mendapatkan (menemukan) sesuatu yg sedang diusut; ~ kabar mendapat kabar; ~ tanah terjatuh; jatuh; ~ telapak kaki menyerah;
men·ci·um-ci·um v mencium untuk mencoba menentukan bau apa yg masuk ke hidung; membaui;
men·ci·umi v 1 mencium berkali-kali; membaui; 2 ki mencari-cari keterangan dsb; mengusut;
men·ci·um·kan v membiarkan dicium: dokter ~ obat bius kpd si sakit;
ter·ci·um v 1 (sudah) dicium; tidak sengaja dicium; 2 terhirup (mendapat) bau: ~ lah bau busuk dr tempat sampah itu; 3 ki terdengar kabar dsb; didapat keterangan tentangnya; diketahui (gelagatnya): kejahatan itu sudah ~ oleh polisi;
ci·um·an n 1 hirupan dng hidung; 2 kecupan: ia mendapat ~ dr ibunya; 3 cak tubrukan;
pen·ci·um n indra untuk menangkap bau; hidung;
pen·ci·um·an n proses, cara, perbuatan mencium

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cium"

📝 Contoh Penggunaan kata "cium" dalam Kalimat

1.Dia berusaha menangkap bau bangkai di tengah onggokan sampah.
2.Warga berharap polisi bisa menemukan sumber bau busuk di kompleks perumahan.
3.Dia mencium baunya yang khas sebelum memutuskan untuk membeli kecap.
4.Pada saat itu, dia tidak sengaja tercium aroma bunga di taman.
5.Dia harus mencium semua bunga di kebun untuk mengetahui mana yang paling indah.

📚 Artikel terkait kata "cium"

Mengenal Kata 'cium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cium": Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "cium" memiliki makna umum yang terkait dengan hirupan dengan hidung. Dalam konteks historis, kata ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menyatakan aksi mencium atau menghirup sesuatu dengan hidung. Dalam masyarakat, kata "cium" biasanya digunakan untuk menyatakan keintiman atau kebaikan, seperti saat seseorang mencium tangan atau pipi orang lain.

Contoh Penggunaan Kata "cium" dalam Kalimat yang Alami

Penggunaan kata "cium" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: * Saya mencium bau makanan yang lezat dari dapur. * Ia mencium tangan ibunya dengan gembira. * Mobil itu menabrak gerobak dan menghasilkan suara keras. Dalam contoh-contoh di atas, kata "cium" digunakan untuk menyatakan hirupan dengan hidung atau menabrak sesuatu. Kata ini dapat digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.

Relevansi Kata "cium" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "cium" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, kata ini digunakan untuk menyatakan keintiman dan kebaikan. Selain itu, kata "cium" juga digunakan dalam konteks keamanan, seperti saat seseorang mencium bau yang tidak biasa atau mencium sesuatu yang berbau tidak enak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cium" dapat digunakan untuk menyatakan perasaan dan emosi seseorang.

Indra untuk Menangkap Bau

Indra yang paling terkait dengan kata "cium" adalah hidung. Hidung adalah indra yang digunakan untuk menangkap bau dan mencium sesuatu. Dalam masyarakat, hidung dianggap sebagai salah satu indra yang paling penting dalam menangkap bau dan mencium sesuatu. Dalam kesimpulan, kata "cium" memiliki makna umum yang terkait dengan hirupan dengan hidung. Dalam konteks historis, kata ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menyatakan aksi mencium atau menghirup sesuatu dengan hidung. Kata "cium" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.