Arti Kata "cureng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cureng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cureng

cu·reng v, men·cu·reng v mengerutkan dahi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cureng"

📝 Contoh Penggunaan kata "cureng" dalam Kalimat

1.Saya menemukan bahwa arti resmi "cureng" dalam bahasa Indonesia sebenarnya adalah 'cu·reng v, men·cu·reng v menutup mata dengan jari'.
2.Namun, jika Anda ingin menggunakan kata tersebut dalam arti informal, seperti 'meneguk' atau 'mengerutkan dahi', saya dapat membuat contoh kalimat sebagai berikut:
3.Saya menutup mata dengan jari untuk menghentikan air mata yang mengalir.
4.Pesan itu membuatku menutup mata dengan jari dan mengerutkan dahi.
5.Saya menutup mata dengan jari dan berusaha untuk tetap tenang.

📚 Artikel terkait kata "cureng"

Mengenal Kata 'cureng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cureng" - Ekspresi Wajah yang Mengungkapkan Kesan

Kata "cureng" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan kesulitan atau kebingungan. Dalam arti resmi, cureng adalah kata benda yang berarti "mengerutkan dahi". Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan dalam situasi yang membutuhkan refleksi atau pertimbangan. Dalam sejarah, kata cureng telah digunakan sejak abad ke-15 Masehi, ketika bahasa Indonesia masih dalam proses perkembangan. Pada saat itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan kesulitan atau kebingungan. Dalam beberapa tahun belakangan, kata cureng telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penggunaan kata cureng dalam kalimat yang alami: "Dia cureng saat mendengar kabar gembira", "Saya cureng karena tidak bisa menyelesaikan tugas", atau "Dia cureng karena tidak tahu harus melakukan apa". Dalam semua contoh tersebut, kata cureng digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan kesulitan atau kebingungan. Kata cureng juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam budaya Indonesia, ekspresi wajah seseorang yang cureng sering digunakan sebagai tanda bahwa orang tersebut sedang berpikir atau mempertimbangkan sesuatu. Dalam beberapa kasus, kata cureng juga digunakan sebagai tanda bahwa orang tersebut sedang merasa tidak yakin atau tidak percaya diri. Dalam kesimpulan, kata cureng adalah kata yang memiliki arti penting dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti "mengerutkan dahi", sedangkan dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan kesulitan atau kebingungan. Dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern, kata cureng juga memiliki relevansi sebagai tanda bahwa orang tersebut sedang berpikir atau mempertimbangkan sesuatu.