Arti Kata "cutak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cutak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cutak

cu·tak ark n distrik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cutak"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "cutak" dalam Kalimat

1.Pembagian administratif wilayah Indonesia terdiri dari provinsi, kabupaten, dan kota serta beberapa distrik atau cutak.
2.Di pedesaan, masyarakat sering berbicara tentang masalah yang menimpa suatu desa, termasuk cutak tempat tinggal mereka.
3.Ketika berjalan di jalan, aku melihat papan informasi tentang cutak tempat kita berada, untuk memudahkan pengunjung menemukan destinasi wisata.
4.Selama menjelajah suku bangsa di pedalaman, kita menemukan struktur pemerintahan tradisional berbasis cutak untuk memecahkan masalah sosial.
5.Ketika mengkaji sejarah, kita menemukan bahwa sistem pemerintahan di suatu daerah pernah menggunakan sistem cutak sebagai bagian dari struktur pemerintahannya.

πŸ“š Artikel terkait kata "cutak"

Mengenal Kata 'cutak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cutak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cutak" sering kali terdengar asing bagi kita, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang sejarah atau budaya Indonesia yang kaya. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks historis dan sosial Indonesia. Dalam arti resmi, cutak adalah singkatan dari "cuΒ·tak ark n distrik", yang berarti sebuah distrik atau wilayah administratif di masa lalu. Sejarahnya, cutak digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan sistem pemerintahan dan administrasi yang digunakan oleh kerajaan-kerajaan di Indonesia, terutama dalam masa kolonial. Sistem ini berbasis pada pembagian wilayah menjadi beberapa distrik, yang kemudian dipimpin oleh seorang cutak yang bertanggung jawab atas administrasi dan keamanan di wilayah tersebut. Namun, kata cutak tidak hanya berhubungan dengan sejarah dan pemerintahan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini masih digunakan dalam beberapa konteks yang berbeda. Misalnya, ketika seseorang bertanya "di mana cutak kamu?", mereka bertanya tentang lokasi atau wilayah Anda. Atau, ketika seseorang menyebutkan bahwa mereka tinggal di cutak tertentu, mereka menyebutkan bahwa mereka tinggal di wilayah atau distrik tertentu. Dalam budaya Indonesia modern, kata cutak masih memiliki relevansi dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam konteks politik, kata ini digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan sistem pemerintahan yang berbasis pada pembagian wilayah dan administrasi. Atau, dalam konteks sosial, kata ini digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan identitas dan tradisi suatu wilayah atau komunitas. Dalam kesimpulan, kata cutak memiliki makna yang sangat penting dalam konteks historis, sosial, dan budaya Indonesia. Dengan memahami makna dan konteks kata ini, kita dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang sejarah dan budaya Indonesia, serta identitas dan tradisi suatu wilayah atau komunitas.