Arti Kata "daftar hitam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "daftar hitam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

daftar hitam

daf·tar hi·tam n daftar nama orang atau organisasi yg dianggap membahayakan keamanan atau daftar nama orang yg pernah dihukum krn melakukan kejahatan;
men·daf·tar·hi·tam·kan v mencatat nama sbg orang atau organisasi yg dianggap membahayakan keamanan atau sbg orang atau organisasi yg tidak disukai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "daftar hitam"

📝 Contoh Penggunaan kata "daftar hitam" dalam Kalimat

1.Pemerintah mengeluarkan daftar hitam terhadap kelompok separatis yang terlibat dalam konflik.
2.Pengusaha besar itu masuk ke dalam daftar hitam karena melanggar hukum perusahaan.
3.Pada abad ke-19, pemerintah mengeluarkan daftar hitam terhadap orang-orang yang mendukung gerakan anti-kolonial.
4.Pada saat itu, pemerintah menambahkan nama mantan presiden ke dalam daftar hitam karena dituduh melakukan korupsi.
5.Dosen menganjurkan mahasiswa untuk tidak mengunjungi negara yang memiliki daftar hitam internasional.

📚 Artikel terkait kata "daftar hitam"

Mengenal Kata 'daftar hitam' - Inspirasi dan Motivasi

Daftar Hitam: Membela Keamanan dan Kepantasan

Dalam konteks sosial dan historis, kata daftar hitam memiliki makna yang mendalam. Daftar hitam adalah daftar nama orang atau organisasi yang dianggap membahayakan keamanan atau kepentasan. Konsep ini telah ada sejak lama, tetapi semakin populer dalam era modern dengan meningkatnya ancaman keamanan dan kejahatan. Penggunaan kata daftar hitam dapat dilihat dalam berbagai kalimat alami. Misalnya, "Pemerintah mengeluarkan daftar hitam beberapa organisasi yang dianggap terlibat dalam kejahatan terorisme." Atau, "Orang tersebut telah masuk dalam daftar hitam karena melakukan penipuan besar-besaran." Dalam konteks ini, kata daftar hitam digunakan untuk mengidentifikasi seseorang atau organisasi yang tidak dapat dipercaya atau bahkan membahayakan. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep daftar hitam memiliki relevansi yang signifikan. Pemerintah dan lembaga keamanan menggunakan daftar hitam untuk melindungi masyarakat dari ancaman keamanan dan kejahatan. Sementara itu, masyarakat juga dapat menggunakan daftar hitam untuk mengidentifikasi individu atau organisasi yang tidak dapat dipercaya. Dalam budaya Indonesia modern, penggunaan kata daftar hitam telah menjadi hal yang umum, terutama dalam konteks keamanan dan kejahatan.